JAKARTA – BEI memantau 3 saham yang masuk UMA karena indikasi lonjakan harga tak wajar pada perdagangan Senin (4/5/2026).
Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil langkah pengawasan terhadap sejumlah saham yang pergerakannya dinilai keluar dari kewajaran. Pada perdagangan Senin (4/5/2026), BEI resmi mengumumkan tiga saham masuk dalam daftar pemantauan Unusual Market Activity (UMA).
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk perlindungan bagi para investor di pasar modal. BEI menilai adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada ketiga saham yang kini berada dalam radar pengawasan bursa.
"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Kendati demikian, BEI menegaskan bahwa pihaknya tengah mencermati perkembangan pola transaksi ketiga saham tersebut secara saksama. Penetapan status UMA ini bukan berarti emiten terbukti melanggar aturan, melainkan merupakan tanda peringatan dini agar pelaku pasar lebih waspada.
Sehubungan dengan terjadinya UMA, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi bursa. Investor juga diimbau untuk mencermati kinerja perusahaan tercatat beserta keterbukaan informasinya sebelum mengambil keputusan investasi.
Selain itu, pelaku pasar diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pertimbangan atas risiko yang ada perlu dilakukan secara matang sebelum memutuskan untuk bertransaksi pada saham-saham yang masuk kategori UMA tersebut.
Dari tiga saham yang masuk daftar UMA hari ini, dua di antaranya terpantau mengalami penurunan harga usai pengumuman resmi dari bursa. Satu saham lainnya masih bertahan dengan pergerakan yang beragam di sesi perdagangan hari ini.
BEI mengingatkan bahwa saham yang bergerak di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity perlu mendapat perhatian khusus dari investor sebelum mengambil posisi. Kecermatan dalam membaca informasi resmi emiten dan respons mereka terhadap konfirmasi bursa menjadi kunci utama dalam mengambil keputusan investasi yang bijak