MPPA Cetak Laba Rp 1,6 Miliar, Hypermart Mulai Bangkit di Q1-2026

MPPA Cetak Laba Rp 1,6 Miliar, Hypermart Mulai Bangkit di Q1-2026
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Ilustrasi (https://foto.kontan.co.id/pCR1WTU3qtb3r-Udc-W6B0ErogU=/smart/2020/06/01/1796996351.jpg)

JAKARTA – Transformasi bisnis yang dijalankan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) selaku pengelola Hypermart mulai menunjukkan hasil nyata, ditandai dengan pencatatan laba bersih sebesar Rp 1,6 miliar pada kuartal I-2026.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi emiten terafiliasi Grup Lippo tersebut, mengingat pada periode yang sama tahun sebelumnya MPPA masih mencatatkan kerugian sebesar Rp 22,3 miliar.

Dari sisi pendapatan, kinerja top line MPPA juga mengalami kenaikan 4,48% yoy menjadi Rp 2,2 triliun dari sebelumnya Rp 2,1 triliun. Pertumbuhan ini turut memperkuat sinyal bahwa pemulihan operasional ritel inti perseroan berjalan ke arah yang tepat.

CEO MPPA, Adrian Suherman, menyebut pertumbuhan pendapatan didukung oleh momentum periode festive serta respons positif pelanggan terhadap perbaikan inisiatif strategis perseroan yang terus memperkuat keterlibatan pelanggan di seluruh jaringan gerai. Kontribusi dari entitas anak usaha juga turut memperkuat kinerja ini, seiring ekspansi ke segmen pasar baru dan peluncuran format gerai baru yang menunjukkan hasil awal yang positif.

Adrian menegaskan bahwa hasil ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kerja keras seluruh jajaran perseroan. "Hasil kuartal I-2026 menunjukkan bahwa transformasi MPPA mulai memberikan hasil yang konkret," tulisnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lebih lanjut, Adrian menyampaikan bahwa rebranding perusahaan mendapat respons positif dari pelanggan, dan MPPA mulai melihat hasil finansial dari investasi yang telah dilakukan. "Kami akan terus menjaga momentum ini untuk memberikan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan, seiring kami mengeksekusi visi ritel yang berorientasi pada pelanggan," tambahnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Adrian juga mengungkapkan bahwa hasil positif di kuartal pertama ini mencerminkan kemajuan dalam pemulihan keuangan perusahaan. Selain itu, kondisi ini menunjukkan bahwa operasional ritel inti MPPA mulai mampu mendukung profitabilitas secara berkelanjutan.

Menatap sisa tahun 2026, Adrian menambahkan MPPA memasuki periode berikutnya dengan optimisme yang lebih besar, didukung oleh fondasi operasional yang semakin solid, kepercayaan pelanggan yang terus tumbuh, serta pipeline inisiatif yang siap dieksekusi. Perseroan akan berfokus pada pendalaman penetrasi di segmen kebutuhan sehari-hari dan produk segar, memperluas jangkauan program loyalitas, serta mengakselerasi transformasi digital guna memperkuat keterlibatan pelanggan lintas kanal.

Pertumbuhan penjualan, peningkatan laba operasional, dan kembalinya profitabilitas bersih pada kuartal ini mencerminkan kerja seluruh tim serta strategi yang perusahaan jalankan. Dengan fondasi yang kian kokoh, MPPA optimistis mampu mempertahankan tren positif ini hingga akhir tahun buku 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index