JAKARTA – KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi trading buy untuk saham ADRO, dengan target harga harian Rp 2.560 dan area masuk (entry price) di kisaran Rp 2.450–2.520 untuk perdagangan Senin (4/5/2026).
Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) kembali masuk daftar pantauan pelaku pasar menjelang awal pekan ini. Rekomendasi dari KB Valbury Sekuritas menjadi acuan bagi pemodal yang ingin memanfaatkan momentum pergerakan saham ADRO.
Secara teknikal, level resistance (batas atas) saham ADRO berada di Rp 2.560, sedangkan level support (batas bawah) ada di Rp 2.450. Pemodal disarankan mencermati pergerakan harga dengan saksama agar tidak melewatkan peluang yang ada.
"Waspada jika harga menembus Rp 2.450. Stop loss di level Rp 2.340," tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (3/5/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Pada perdagangan Kamis (30/4/2026), saham Alamtri (ADRO) ditutup naik 3,2% ke level Rp 2.520. Dalam sepekan terakhir perdagangan, saham ADRO menguat tipis 0,4% dan sebulan terkoreksi 0,79%.
Meski dalam jangka pendek pergerakannya cenderung fluktuatif, kinerja ADRO sepanjang tahun berjalan terbilang menonjol. Selama periode year to date (ytd), saham ADRO melejit 39,2%, mencerminkan minat investor yang masih kuat terhadap emiten ini.
Dari sisi fundamental, Phintraco Sekuritas memproyeksikan kinerja ADRO akan pulih pada 2026 seiring tren kenaikan harga batu bara global. Pendapatan ADRO diperkirakan tumbuh sekitar 31% menjadi US$ 2,45 miliar, ditopang kenaikan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sebesar 13%.
Di sisi profitabilitas, laba bersih ADRO diprediksi melonjak dari US$ 413 juta menjadi US$ 683 juta. Bahkan dalam jangka panjang, net profit margin diproyeksikan membaik hingga menyentuh 25,5% pada 2028.