Adiwarna Anugerah (NAIK) Bagi Dividen dengan Yield Hampir 3 Persen

Adiwarna Anugerah (NAIK) Bagi Dividen dengan Yield Hampir 3 Persen
Ilustrasi Adiwarna Anugrah Abadi (https://images.bisnis.com/posts/2024/10/21/1809322/adiwarna_1_1729484372.jpg)

JAKARTA – PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan estimasi yield mencapai hampir 3 persen bagi para pemegang saham.

Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar oleh manajemen perseroan.

Direktur Utama NAIK, Johannes, memberikan rincian mengenai total dana yang dialokasikan untuk dibagikan kepada para investor sebagai imbal hasil investasi.

"Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp3,5 per saham atau dengan total nilai mencapai Rp24,5 miliar," ujar Johannes, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Senin (27/4/2026).

Nilai dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan di tengah pertumbuhan bisnis yang stabil.

Berdasarkan harga penutupan saham terakhir, besaran dividen tersebut menawarkan tingkat yield yang cukup kompetitif bagi investor ritel maupun institusi.

Johannes memaparkan jadwal penting terkait proses administratif pembagian hak dividen tersebut agar para investor dapat segera melakukan antisipasi.

"Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada 4 Mei 2026, sementara ex dividen akan jatuh pada 5 Mei 2026," ujar Johannes, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Senin (27/4/2026).

Bagi investor yang melakukan transaksi di pasar tunai, batas waktu kepemilikan saham untuk mendapatkan hak dividen ditetapkan sedikit berbeda.

Proses pencatatan daftar pemegang saham yang berhak atau recording date akan dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional bursa yang berlaku.

Manajemen memastikan bahwa kondisi likuiditas perusahaan saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kewajiban pembayaran dividen tunai tersebut.

"Pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham yang berhak akan dilaksanakan paling lambat pada 22 Mei 2026," ujar Johannes, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Senin (27/4/2026).

Sisa dari laba bersih tahun berjalan akan dialokasikan sebagai cadangan wajib dan laba ditahan guna mendukung rencana ekspansi perusahaan di masa depan.

Adiwarna Anugerah terus fokus pada penguatan fundamental bisnis di sektor perdagangan dan distribusi guna menjaga tren pertumbuhan kinerja keuangan.

Johannes berpendapat bahwa konsistensi dalam pembagian dividen merupakan salah satu indikator kesehatan finansial dan tata kelola perusahaan yang baik.

Para analis memprediksi bahwa langkah korporasi ini akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga saham NAIK di lantai bursa dalam jangka pendek.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index