Daftar Saham Dividen FTSE 100 Terbaik Saat Inflasi Inggris Meningkat

Daftar Saham Dividen FTSE 100 Terbaik Saat Inflasi Inggris Meningkat
Ilustrasi FTSE100 (https://s.yimg.com/ny/api/res/1.2/_k.B.GlJWOqxd9G7IWrHJw--/YXBwaWQ9aGlnaGxhbmRlcjt3PTk2MDtoPTY0MDtjZj13ZWJw/https://media.zenfs.com/en/the_independent_uk_finance_804/faaf7cc44547a7e1873dff3439ee70e4)

JAKARTA - Pantau daftar saham dividen FTSE 100 terbaik yang mampu memberikan imbal hasil stabil bagi investor saat angka inflasi Inggris menunjukkan tren kenaikan 2026.

Kondisi pasar modal di London kini sedang berada dalam tekanan ganda akibat rilis data harga konsumen yang lebih tinggi dari estimasi awal para pengamat ekonomi.

Para pemodal mulai melakukan rotasi aset menuju perusahaan dengan fundamental kuat yang memiliki rekam jejak pembagian dividen konsisten guna memitigasi risiko penurunan nilai uang.

"Saham dengan imbal hasil dividen tinggi sering kali menjadi tempat berlindung yang aman ketika tekanan inflasi mulai menggerogoti margin keuntungan sektor lain," kata Michael Field, sebagaimana dilansir dari morningstar.com, Sabtu (25/4/2026).

Indeks harga konsumen di Inggris tercatat mengalami kenaikan yang memicu ekspektasi bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dari perkiraan.

Sektor komoditas dan layanan keuangan menjadi penyumbang utama bagi pertumbuhan dividen di bursa London selama kuartal pertama tahun berjalan ini.

Dan Kemp berpendapat bahwa fokus pada kualitas arus kas jauh lebih penting daripada sekadar mencari persentase imbal hasil yang terlihat besar di permukaan saja.

Investor juga sedang bersiap menghadapi pekan yang sibuk seiring dengan rilis laporan keuangan dari deretan raksasa teknologi asal Amerika Serikat yang memengaruhi sentimen global.

Kehati-hatian tetap diperlukan mengingat volatilitas pasar dapat meningkat tajam apabila hasil pendapatan perusahaan besar tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi publik.

"Kami melihat adanya peluang pada perusahaan-perusahaan mapan yang mampu mengalirkan beban biaya inflasi kepada konsumen tanpa kehilangan pangsa pasar," ujar Michael Field, dikutip dari morningstar.com, Minggu (26/4/2026).

Sejumlah 10 hingga 15 emiten di bursa Inggris tercatat masih menawarkan imbal hasil dividen di atas angka 5 persen secara tahunan.

Stabilitas nilai tukar Poundsterling terhadap mata uang utama lainnya turut memberikan kepastian bagi investor asing yang menempatkan modal di pasar ekuitas Britania Raya.

Pakar strategi investasi menegaskan bahwa diversifikasi pada sektor-sektor yang tahan banting merupakan kunci untuk bertahan di tengah siklus ekonomi yang menantang saat ini, melansir morningstar.com, Minggu (26/4/2026).

Aksi beli terlihat mulai mendominasi pada saham-saham sektor farmasi yang secara historis memiliki korelasi rendah terhadap siklus pertumbuhan ekonomi makro.

Kesiapan infrastruktur pasar modal London dalam menghadapi perubahan regulasi pasca-Brexit terus menjadi faktor pendukung utama bagi likuiditas perdagangan harian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index