Kredit Digital Bank Raya Melonjak 29 Persen di Kuartal 1 2026

Kredit Digital Bank Raya Melonjak 29 Persen di Kuartal 1 2026
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) (https://img.idxchannel.com/images/idx/2025/02/18/bank_raya_agro.jpg)

JAKARTA – Bank Raya mencatatkan kenaikan signifikan pada penyaluran kredit digital yang tumbuh 29 persen secara tahunan pada periode kuartal 1 tahun 2026 saat ini.

Keberhasilan anak usaha BRI ini mencerminkan tingginya adopsi layanan keuangan berbasis aplikasi di tengah masyarakat yang menginginkan kecepatan.

"Penyaluran kredit digital kami tercatat tumbuh 29 persen (yoy) menjadi 8,4 triliun rupiah pada kuartal 1 2026 ini," ujar Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, sebagaimana dilansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Pencapaian tersebut berdampak langsung pada penguatan aset produktif perusahaan yang kini semakin terdiversifikasi secara luas.

Ida Bagus Ketut Subagia menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat dengan ekosistem induk usaha serta mitra strategis lainnya.

"Kami terus konsisten menggarap ceruk pasar gig economy dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan akses pendanaan cepat serta aman melalui platform digital kami," tutur Ida Bagus Ketut Subagia, melansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Rasio kredit bermasalah atau NPL untuk segmen digital ini juga terpantau tetap stabil di bawah level rata-rata industri perbankan nasional.

Peningkatan volume pinjaman ini dibarengi dengan efisiensi biaya operasional yang membuat margin keuntungan perusahaan semakin tebal.

Nasabah aktif yang menggunakan fitur pinjaman kilat mengalami lonjakan jumlah yang cukup drastis dibandingkan dengan periode Maret 2025 lalu.

Bank tetap berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan tanpa mengesampingkan prinsip manajemen risiko yang disiplin dalam setiap prosesnya.

Pergerakan saham perseroan di lantai bursa turut mendapat sentimen positif dari rilis kinerja operasional yang solid pada awal tahun ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index