Vale Indonesia Raih Pinjaman Rp13 Triliun Untuk Proyek Hilirisasi

Vale Indonesia Raih Pinjaman Rp13 Triliun Untuk Proyek Hilirisasi
Ilustrasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (https://storage.googleapis.com/storage-ajaib-prd-platform-wp-artifact/2022/03/Vale-Indonesia-Tbk-INCO-Raih-Laba-Bersih-Naik-10019.jpg)

JAKARTA – Vale Indonesia secara resmi mendapatkan fasilitas pinjaman senilai hampir Rp13 triliun yang dialokasikan khusus untuk mempercepat proyek hilirisasi nikel saat ini.

Langkah korporasi ini menjadi sinyal kuat mengenai keseriusan perusahaan dalam mendukung ambisi pemerintah untuk memperkuat rantai pasok industri hijau.

"Fasilitas pinjaman ini merupakan langkah penting bagi perseroan untuk mendanai proyek-proyek strategis kami, terutama pengembangan fasilitas pengolahan nikel yang sedang berjalan," ujar CEO Vale Indonesia, Febriany Eddy, sebagaimana dilansir dari indopremier.com, Kamis (23/4/2026).

Pinjaman tersebut diperoleh dari konsorsium perbankan internasional dan domestik yang memiliki perhatian tinggi pada sektor energi berkelanjutan.

Febriany Eddy menegaskan bahwa seluruh dana akan dikelola dengan prinsip tata kelola yang ketat untuk memastikan keberhasilan operasional di lapangan.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan para mitra perbankan dalam mendukung visi kami untuk menjadi produsen nikel rendah karbon yang berkelanjutan di Indonesia," tutur Febriany Eddy, melansir dari indopremier.com, Kamis (23/4/2026).

Kucuran dana segar ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian konstruksi smelter yang berlokasi di Morowali dan Luwu Timur.

Pihak manajemen memproyeksikan bahwa kapasitas produksi nikel perusahaan akan mengalami lonjakan signifikan setelah fasilitas baru tersebut mulai beroperasi.

Hilirisasi nikel dianggap sebagai kunci utama dalam memenangkan persaingan global pada industri material baterai kendaraan listrik.

Selain pembangunan fisik, perusahaan juga mengalokasikan sebagian dana untuk penguatan standar lingkungan dan sosial di sekitar wilayah operasional.

Pasar modal menyambut antusias kabar ini yang terlihat dari stabilitas pergerakan saham emiten berkode INCO pada penutupan sesi perdagangan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index