Investor Global Masuk, Cek Deretan Saham Penyedot Duit Asing

Selasa, 28 April 2026 | 12:22:12 WIB
Ilustrasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) (https://www.kabarbursa.com/uploads/covers/1760736610-68f2b562a082b.webp)

JAKARTA – Investor mancanegara terus memburu saham blue chip, berikut adalah deretan saham penyedot duit asing yang mendominasi transaksi bursa.

Indeks Harga Saham Gabungan berhasil menutup perdagangan dengan performa impresif di zona hijau pada awal pekan ini. Momentum penguatan tersebut sejalan dengan aksi beli bersih yang dilakukan oleh pemodal internasional pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Laju indeks tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,52 persen hingga menyentuh level 7.214 pada penutupan pasar.

"Investor asing mencatat aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp 344,9 miliar di seluruh pasar," tulis laporan pasar yang dilansir dari investor.id, Selasa (28/4/2026).

Pencapaian ini membawa total nilai beli bersih investor asing sejak awal tahun menembus angka belasan triliun rupiah. Fokus akumulasi masih tertuju pada sektor perbankan dan infrastruktur telekomunikasi yang dianggap memiliki prospek pertumbuhan stabil.

Laporan bursa menunjukkan bahwa saham perbankan plat merah masih menjadi magnet utama bagi aliran modal masuk dari luar negeri.

"Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak diborong asing dengan nilai net buy mencapai Rp 247,4 miliar," tulis tim redaksi melalui investor.id, Selasa (28/4/2026).

Minat tinggi pada emiten perbankan ini didorong oleh ekspektasi kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun ini. Selain sektor finansial, emiten telekomunikasi milik negara juga mencatatkan aliran dana masuk yang signifikan dari para manajer investasi global.

"Posisi kedua ditempati saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai beli bersih investor asing sebesar Rp 180,9 miliar," sebagaimana dilansir dari investor.id, Selasa (28/4/2026).

Kepercayaan pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik menjadi faktor kunci yang menjaga aliran modal tetap mengalir ke pasar saham lokal. Kendati demikian, beberapa saham tertentu tetap mengalami aksi jual bersih seiring dengan penyesuaian portofolio rutin.

Secara keseluruhan, volume transaksi perdagangan di bursa mencapai 18,3 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi harian mencapai Rp 11,2 triliun.

Kondisi teknikal indeks saat ini memberikan sinyal positif bagi keberlanjutan tren penguatan untuk sesi perdagangan berikutnya. Penguatan ini diharapkan mampu membawa IHSG menembus level resisten psikologis baru dalam waktu dekat.

Terkini