BINA Rilis Laporan Keuangan 1Q 2026 dengan Pertumbuhan Aset Stabil

Jumat, 24 April 2026 | 16:40:07 WIB
Ilustrasi PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) (https://foto.kontan.co.id/aYqbWJFBMMYrhiSTuqPiSjsIjWY=/smart/filters:format(webp)/2024/02/04/2078848282.jpg)

JAKARTA – BINA baru saja merilis laporan keuangan kuartal 1 2026 yang menunjukkan konsistensi dalam pertumbuhan aset serta pengelolaan manajemen risiko yang lebih terjaga.

Publikasi data finansial ini menjadi acuan penting bagi para investor dalam menilai efektivitas strategi bisnis yang dijalankan perusahaan di awal tahun.

"Berdasarkan laporan posisi keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, perseroan mencatatkan pertumbuhan total aset yang didorong oleh penghimpunan dana pihak ketiga secara organik," tulis manajemen BINA, sebagaimana dilansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Langkah ekspansi kredit yang selektif membantu perusahaan dalam mempertahankan margin bunga bersih tetap berada di level yang kompetitif.

Manajemen menegaskan bahwa penguatan infrastruktur teknologi informasi menjadi prioritas untuk menekan biaya operasional dalam jangka panjang.

"Kami fokus pada peningkatan kualitas aset produktif dan menjaga rasio likuiditas agar tetap memadai untuk mendukung target bisnis di tahun fiskal ini," tutur direksi BINA, melansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Peningkatan pendapatan non-bunga juga memberikan kontribusi signifikan terhadap total laba bersih yang dibukukan pada periode ini.

Rasio pembiayaan bermasalah tetap berada di bawah ambang batas regulasi berkat pemantauan kredit yang dilakukan secara ketat setiap bulan.

Total ekuitas perusahaan terpantau mengalami penguatan seiring dengan akumulasi laba ditahan yang dialokasikan untuk mempertebal modal inti.

Aktivitas perbankan digital mulai menunjukkan hasil nyata dengan bertambahnya jumlah nasabah aktif yang melakukan transaksi secara harian.

Kepercayaan pasar terhadap emiten berkode saham BINA ini terlihat stabil seiring dengan rilis data keuangan yang memenuhi ekspektasi para analis.

Terkini