Tiga Emiten ARCI, ISAT dan SHIP Siap Tebar Dividen Triliunan Rupiah

Tiga Emiten ARCI, ISAT dan SHIP Siap Tebar Dividen Triliunan Rupiah
Ilustrasi Dividen (GAMBAR: gramedia.com)

JAKARTA – Berbagai emiten bersiap membagikan dividen dalam jumlah besar dari hasil kinerja tahun buku 2025, yang mencakup sektor pelayaran, telekomunikasi, sampai pertambangan emas.

PT Indosat Tbk (ISAT) telah menyiapkan dividen senilai Rp 3,57 triliun, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) akan membagikan dividen sebesar US$ 60 juta, sedangkan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) mengalokasikan dividen tunai sejumlah Rp 95,19 miliar.

Penyaluran dividen ini menjadi indikator kuat bahwa performa keuangan emiten tetap kokoh di tengah gempuran tekanan pasar saham semenjak awal tahun ini.

PT Indosat Tbk (ISAT) bakal menyalurkan dividen tunai sebesar Rp 3,57 triliun atau setara Rp 111 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.

Langkah tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 5 Mei 2026. Corporate Secretary ISAT, Reski Damayanti, memaparkan bahwa keseluruhan dividen yang disalurkan mencapai Rp 3.579.840.016.227.

"Dividen per saham mencapai Rp 111," ujar Reski, sebagaimana dilansir dari berita sumber, Kamis (7/5/2026).

Kebijakan pembagian dividen ini disokong oleh laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp 5,5 triliun dengan total ekuitas sebesar Rp 39,5 triliun pada pengujung tahun 2025.

Adapun jadwal cum dividen di pasar reguler serta negosiasi jatuh pada tanggal 13 Mei 2026, sementara proses pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026.

Saham ISAT terpantau ditutup menguat 4,19% ke posisi Rp 2.240 per saham pada sesi perdagangan Jumat (8/5/2026), walaupun secara year to date saham ini masih mengalami koreksi sebesar 3,45%.

Di sisi lain, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) akan mengucurkan dividen tunai senilai US$ 60 juta dari perolehan laba tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut mencerminkan dividend payout ratio (DPR) di kisaran 60%.

Direktur Utama Archi Indonesia, Rudy Suhendra, menyebutkan bahwa setengah dari total dividen tersebut sudah dibayarkan lebih awal dalam skema dividen interim pada Desember 2025.

"Masih ada dividen final yang akan dibagikan," ujar Rudy dalam paparan publik, Kamis (7/5/2026).

Pencapaian kinerja ARCI sepanjang tahun 2025 tercatat melonjak sangat tajam. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 103 juta atau melesat 884% secara tahunan, yang dipicu oleh kenaikan pendapatan sebesar 72% menjadi US$ 496 juta.

Pada penutupan bursa Kamis (7/5/2026), harga saham ARCI terkerek 1,26% ke level Rp 1.605 per saham.

Dari sektor pelayaran, PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 95,19 miliar atau Rp 35 per saham merujuk pada hasil RUPST tanggal 6 Mei 2026.

Corporate Secretary SHIP, Anastasia Xenia, mengonfirmasi bahwa total dividen yang akan dikucurkan mencapai Rp 95,19 miliar.

“Nilai dividen per saham mencapai Rp 35,” kata Anastasia, Jumat (8/5/2026).

Agenda pembayaran dividen SHIP direncanakan jatuh pada 26 Mei 2026, dengan masa cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Mei 2026.

Dasar pembagian dividen ini adalah laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 17,98 juta pada akhir 2025, serta total ekuitas yang mencapai US$ 117,91 juta.

Walaupun sedang membagikan dividen, harga saham SHIP justru mengalami tekanan. Pada perdagangan Jumat (8/5/2026), saham SHIP ditutup merosot 14,88% ke level Rp 3.490 per saham, sehingga secara akumulasi sejak awal tahun, saham ini telah terkoreksi sebesar 27,74%.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index