Minat Investasi Tinggi Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 26 Juta

Minat Investasi Tinggi Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 26 Juta
Ilustrasi Pasar Modal (https://asset.kompas.com/crops/irfGgm-1bMmkqAs71DoZkjji8tI=/0x24:696x488/750x500/data/photo/2023/08/31/64eff773ba859.png)

JAKARTA - Simak pertumbuhan investor pasar modal Indonesia yang tembus 26 juta SID dengan kenaikan 28,37 persen per April 2026 sebagai bukti tingginya minat investasi.

Antusiasme publik terhadap instrumen keuangan di bursa domestik menunjukkan performa yang sangat impresif pada kuartal pertama tahun ini.

Lonjakan angka kepemilikan aset tersebut memberikan sinyal positif bagi kemandirian finansial masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

"Ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia," kata Aulia Noviana Utami Putri, dikutip dari marketnews.id, Minggu (26/4/2026).

Pihak otoritas bursa mencatat bahwa akumulasi tersebut didominasi oleh partisipasi aktif para pelaku ritel baru dari berbagai wilayah.

Penambahan tersebut tercatat mencapai 26.121.311 identitas investor tunggal yang aktif bertransaksi hingga 24 April 2026.

Kristian Manullang berpendapat bahwa meski pertumbuhan jumlah investor tinggi, masih terdapat tantangan besar, terutama terkait kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi pasar modal.

Tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk investasi saham terpantau sudah mencapai angka 17,78 persen secara nasional.

Namun level inklusi atau keterlibatan langsung masih berada pada posisi 1,34 persen yang perlu terus ditingkatkan melalui berbagai kanal edukasi.

"Di balik pertumbuhan tersebut, terdapat tantangan yang perlu kita jawab bersama. Tingkat literasi pasar modal telah mencapai 17,78%, sementara tingkat inklusi masih berada di level 1,34%," ujarnya di BEI, Jakarta, Senin (20/4/2026).

 

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index