Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 per 31 Juli 2026

Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 per 31 Juli 2026
Ilustrasi bursa efek indonesia (FOTO: NET)

JAKARTA – Perdagangan saham-saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 31 Juli 2026 didominasi oleh penguatan di kelompok PER tertinggi.

Investor asing berbalik mencatatkan net jual, baik dari segi volume sebesar 1,65 miliar saham maupun nilai senilai Rp250,6 miliar, setelah sebelumnya mencatatkan net beli.

Rasio price earning ratio (PER) menggambarkan perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per sahamnya.

Sementara itu, rasio price to book value (PBV) membandingkan harga saham terhadap nilai aset bersih per saham perusahaan.

PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) mencatatkan kenaikan tertinggi di kelompok ini sebesar 2,13%, dan tidak ada satu pun saham yang menguat lebih dari 3%.

PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) menjadi saham dengan penurunan terbesar yakni 1,38%. Di sisi lain, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) dan PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) bergerak stagnan.

PT Merdeka Battery Materials (MBMA) mencatatkan kenaikan tertinggi di antara 20 saham gabungan sebesar 3,48%. PT Barito Pacific (BRPT) serta PT Amman Mineral Internasional (AMMN) juga turut melesat lebih dari 3%, masing-masing menguat 3,07% dan 3,02%.

PT United Tractors (UNTR) menjadi satu-satunya saham yang melemah di kelompok ini dengan penurunan 1,24%. Sementara itu, PT Semen Indonesia (SMGR) tetap memegang posisi PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan sebesar 0,23 kali.

PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), PT Darma Henwa (DEWA), dan PT Bumi Resources (BUMI) turut mencatatkan penguatan signifikan, masing-masing naik 2,31%, 2,22%, dan 1,85%.

PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) bertahan di harga Rp50 dan menjadi satu-satunya saham yang stagnan di kelompok tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index