Saham ASII Ber-PBV di Bawah 1 Dilahap Asing Diramal Tembus 7.000

Saham ASII Ber-PBV di Bawah 1 Dilahap Asing Diramal Tembus 7.000
Ilustrasi saham asii (FOTO: NET)

JAKARTA – Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) melonjak 3,03% menuju Rp 5.100 pada sesi perdagangan Jumat (31/7/2026). Saham emiten holding raksasa tersebut mendadak diborong oleh investor asing.

Aktivitas perdagangan Astra International mencatatkan volume 46,14 juta saham dengan frekuensi 12.119 kali dan total transaksi mencapai Rp 235,69 miliar. Investor asing secara tiba-tiba membukukan net buy pada saham berkode ASII sebesar Rp 23,53 miliar.

Kondisi tersebut berbalik dari empat hari bursa sebelumnya ketika asing konsisten mencatatkan net sell. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, pergerakan saham Astra telah menguat 12,83%.

Berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas, rasio price to book value (PBV) ASII saat ini berada di level 0,90 kali dan price earning ratio (PER) annualized sebesar 8,24 kali. Adapun nilai kapitalisasi pasar Astra tercatat mencapai Rp 206,46 triliun.

Rasio PBV mengukur perbandingan harga pasar saham terhadap nilai buku per saham. Sementara itu, PER annualized membandingkan harga pasar saham dengan perolehan laba per saham yang disetahunkan.

Di sisi lain, Mandiri Sekuritas (Mansek) menyampaikan bahwa laba bersih ASII sepanjang semester I-2026 terealisasi sebesar Rp 12,4 triliun (terkoreksi 19% secara tahunan/yoy), yang didorong oleh penurunan kinerja laba United Tractors (UNTR) akibat beban bersifat tidak berulang (non-recurring charges).

“Jika tidak memperhitungkan beban sekali waktu tersebut, laba bersih inti ASII mencapai Rp 14,9 triliun, sesuai dengan estimasi kami maupun konsensus, yang didukung oleh kinerja laba yang lebih kuat dari segmen otomotifnya,” jelas Mansek sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mansek tetap mempertahankan rekomendasi buy untuk saham ASII dengan target harga (target price) mencapai Rp 7.000 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index