TBLA Bayar Dividen Rp 60 per Saham Yield Mencapai 8,8 persen

TBLA Bayar Dividen Rp 60 per Saham Yield Mencapai 8,8 persen
Ilustrasi saham (sumber foto: NET)

JAKARTA – PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) dijadwalkan menyalurkan dividen sebesar Rp 350,24 miliar atau setara Rp 60 per saham pada Rabu (22/7/2026) hari ini. Penetapan pemegang saham yang berhak menerima dividen Tunas Baru Lampung tercatat per 1 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.

Adapun cum date dividen TBLA untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi berlangsung pada 29 Juni 2026. Kala itu, harga penutupan saham TBLA berada di level Rp 680, sehingga yield dividen TBLA tercatat sebesar 8,8%.

Memasuki awal sesi I perdagangan Rabu ini, saham TBLA bergerak di kisaran Rp 645. Angka tersebut menandakan penurunan 5,14% jika dibandingkan posisi penutupan cum dividen.

Tinjauan valuasi menunjukkan rasio price to book value (PBV) TBLA berada pada posisi 0,41 kali, yang membandingkan harga pasar saham dengan nilai bukunya. Merujuk pada data aplikasi Stockbit Sekuritas, nilai buku per saham TBLA berada di kisaran Rp 1.500-an.

Di sisi lain, price earning ratio (PER) disetahunkan (annualized) berada di level 3,53 kali. Indikator PER annualized tersebut membandingkan harga saham di pasar terhadap laba per saham emiten yang disetahunkan.

Sepanjang tahun buku 2025, Tunas Baru Lampung berhasil membukukan laba bersih hingga Rp 900 miliar. Capaian tersebut membuat rasio pembayaran dividen perseroan berada di level 40%.

Didirikan sejak tahun 1973, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) merupakan bagian dari Sungai Budi Group, salah satu pionir industri pertanian nasional yang berdiri pada 1947. Pendirian TBLA didasari ikhtiar mendukung pembangunan nasional serta memanfaatkan keunggulan kompetitif sektor pertanian Indonesia.

Saat ini, Sungai Budi Group menempatkan diri sebagai salah satu produsen sekaligus distributor produk konsumen berbasis pertanian terbesar di tanah air.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index