BEI Gembok Kembali Saham AGAR Usai Melonjak 205,83 Persen

BEI Gembok Kembali Saham AGAR Usai Melonjak 205,83 Persen
Ilustrasi perdagangan saham (sumber foto: NET)

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk. (AGAR) mulai Selasa, 22 Juli 2026. Langkah suspensi kedua ini diambil otoritas bursa menyusul lonjakan harga akumulatif yang dinilai sangat signifikan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Stiawan P.H., dalam keterangan resminya pada 21/7 menjelaskan bahwa tindakan tersebut ditujukan sebagai bentuk perlindungan terhadap para investor.

"Penghentian sementara perdagangan saham AGAR dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai tanggal 22 Juli 2026, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada pembekuan kali ini, saham AGAR berpeluang mengalami masa penghentian yang lebih panjang dari sebelumnya. Perdagangan diperkirakan baru akan dibuka kembali pada pekan depan.

Keputusan ini menjadi penghentian sementara kedua yang dialami perseroan dalam rentang waktu sepekan. Sebelumnya, BEI baru saja mencabut suspensi pertama AGAR pada 21 Juli 2026 setelah sempat digembok pada 20 Juli 2026.

Sesaat setelah gembok perdagangan dibuka, harga saham AGAR langsung melesat hingga menyentuh batas Auto-Reject Atas (ARA) ke level Rp630, naik +125 poin (+24,75%).

Sebelum penghentian perdagangan pertama, emiten ini telah mencatatkan reli ARA selama empat hari berturut-turut. Pada 14 Juli 2026 saham tercatat Rp260 (+25,00%), 15 Juli 2026 mencapai Rp324 (+24,62%), 16 Juli 2026 menyentuh Rp404 (+24,69%), serta 17 Juli 2026 berada di Rp505 (+25,00%).

Akumulasi lonjakan harga tersebut membuat pergerakan saham AGAR melonjak pesat dari Rp206 menjadi Rp630 atau naik +205,83% hanya dalam lima hari perdagangan.

Tren penguatan tajam saham AGAR dalam sepekan terakhir disinyalir terdorong oleh isu perombakan pemegang saham pengendali.

Merujuk keterbukaan informasi pada Selasa (21/7), Suprajitno Sutomo berencana menguasai 450 juta lembar saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk. (AGAR) yang saat ini dimiliki PT Indo Kreasi Pratama.

Selain itu, calon pengendali baru tersebut bakal membeli setidaknya 60 juta lembar saham tambahan dari pihak penjual lain. Dengan demikian, total saham yang dibidik mencapai 510 juta lembar atau setara 51 persen dari keseluruhan saham AG

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index