Dorong Industri Baja Domestik, KRAS Tuju Pemodal Raksasa Tiongkok

Dorong Industri Baja Domestik, KRAS Tuju Pemodal Raksasa Tiongkok
Ilustrasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) (Foto: NET)

CILEGON – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) membidik korporasi raksasa di bidang baja asal China, Hebei International Trade Group, untuk menanamkan kapital di Indonesia.

Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam sektor industri baja ini menargetkan agar Hebei International Trade Group menanamkan investasinya di wilayah Provinsi Banten.

“Kami ingin industri baja dibangun di Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (28/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Gubernur Banten, Andra Soni, berpandangan bahwa kolaborasi tersebut merupakan sebuah tindakan strategis demi memperkokoh kedudukan Banten sebagai kawasan industri nasional.

Ia berpendapat, eksistensi KS sebagai industri hulu strategis ditunjang oleh potensi masif yang dipunyai Banten, khususnya kehadiran pelabuhan internasional di Cilegon yang memiliki kedalaman alami hingga 21 meter.

Ia memaparkan, situasi tersebut menjadi nilai pikat krusial bagi para pemodal global dalam membangun industri baja terpadu di Banten. Di samping mempunyai sarana dan prasarana industri yang kokoh, area itu dianggap amat menunjang kemajuan hilirisasi serta penyaluran industri dalam volume masif.

“Ini menjadi momentum penting bagi industrialisasi nasional dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Andra sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Eksekutif Provinsi Hebei Tiongkok, Zhao Chenxin, mengutarakan bahwa Provinsi Hebei ialah salah satu titik pusat industri baja paling besar di China yang sekarang bertumbuh lewat sokongan teknologi kekinian serta ramah lingkungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index