JAKARTA – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bagi saham-saham konstituen indeks LQ45 pada 12 Agustus 2026 diwarnai oleh kenaikan yang sangat signifikan pada salah satu saham berharga tinggi.
Aksi pembalikan arah dilakukan investor asing dengan mencatatkan net buy pada 12 Agustus, baik dari aspek volume sebanyak 150,1 juta saham maupun nilai senilai Rp725,2 miliar, pasca mencetak net sell di hari sebelumnya.
Indikator price earning ratio (PER) mengukur perbandingan antara harga saham terhadap perolehan laba bersih per lembar sahamnya.
Indikator price to book value (PBV) memperhitungkan perbandingan harga saham terhadap nilai aset bersih perusahaan per lembar saham.
PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) memimpin penguatan pada kelompok ini sebesar 2,73%, lalu disusul oleh PT Trimegah Bangun Persada (NCKL) yang menguat 2,19%.
PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) menjadi tunggal yang mengalami koreksi sebesar 0,34%, sedangkan PT Bank Tabungan Negara (BBTN) bersama PT Aneka Tambang (ANTM) bergerak stagnan.
PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) melejit hingga 20,83% pada sesi perdagangan 12 Agustus, melonjak jauh melampaui seluruh saham lainnya dalam grup ini.
PT Barito Pacific (BRPT) juga melesat 7,14%, serta PT Darma Henwa (DEWA) yang turut menanjak 5,43% untuk memulihkan sebagian dari penurunan tajam pada perdagangan sebelumnya.
PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) masih konsisten menempati posisi PBV paling rendah di antara seluruh 20 saham gabungan tersebut, yakni 0,36 kali.
PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) bertahan tidak bergerak di level harga Rp50 pada hari ini.
PT United Tractors (UNTR) bersama PT Indika Energy (INDY) mengalami penurunan tipis sebesar 1,38% dan 1,20% secara berurutan, sementara PT Merdeka Copper Gold (MDKA) ikut terkoreksi tipis 0,34%.