JAKARTA – Jumlah investor pemilik efek syariah di Indonesia membukukan pertumbuhan yang signifikan serta menunjukkan adanya ruang ekspansi yang luas bagi industri keuangan syariah di Tanah Air.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2026, angka investor pemilik efek syariah kini telah menembus empat juta investor, atau mengalami kenaikan sebesar 35,25 persen secara tahunan. Peningkatan tersebut mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis syariah sekaligus memperluas potensi pengembangan industri ini di masa mendatang.
Guna merespons perkembangan tersebut, platform media internasional Islamic Finance News (IFN) menggelar IFN Forums 2026 pada Rabu, 20 Mei 2026, yang juga menjadi bagian dari rangkaian Shariah Investment Week (SIW).
Forum ini mempertemukan pihak regulator, pelaku industri, praktisi, serta kalangan investor untuk mengkaji peluang dan tantangan dalam memajukan industri investasi syariah di dalam negeri.
Dalam forum tersebut, PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) turut berpartisipasi sebagai mitra utama demi memperkokoh pemahaman literasi serta memperluas jangkauan pasar terhadap produk-produk keuangan syariah.
Direktur Sucor AM, Fajrin Hermansyah, berpandangan bahwa peluang pertumbuhan instrumen investasi syariah domestik saat ini masih terbuka lebar. Menurutnya, akselerasi edukasi, inovasi produk, serta ketersediaan akses investasi yang inklusif merupakan elemen krusial agar penambahan jumlah investor syariah dapat berjalan secara konsisten.
"Potensi pengembangan industri investasi syariah di Indonesia masih sangat besar. Oleh karena itu, penguatan literasi, inovasi produk, serta akses yang lebih luas menjadi faktor penting untuk mendorong partisipasi investor syariah yang lebih berkelanjutan," ujar Fajrin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Penghargaan Produk Reksa Dana Syariah
Komitmen Sucor AM di sektor ini juga dibuktikan melalui pencapaian penghargaan dalam ajang Islamic Finance News (IFN) Investor Fund Awards 2025. Perusahaan berhasil meraih dua penghargaan sekaligus lewat produk Sucorinvest Sharia Money Market Fund, yaitu IFN Investor Best Money Market Fund in Indonesia-IDR 2025 dan IFN Investor Best Money Market Fund in Asia Pacific 2025.
Fajrin menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menyediakan instrumen investasi syariah yang relevan bagi pasar.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menghadirkan solusi investasi syariah yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan investor," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Melalui keikutsertaan dalam IFN Forums 2026, Sucor AM berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung industri investasi syariah, baik di tingkat domestik maupun global.
PT Sucorinvest Asset Management sendiri didirikan pada tahun 1997 dan memperoleh izin penuh pada tahun 1999, menjadikannya salah satu manajer investasi terkemuka di Indonesia yang menitikberatkan pada inovasi produk serta tata kelola jangka panjang.