Saham ADRO Diborong Asing 207,4 Miliar Rupiah Saat IHSG Jatuh

Saham ADRO Diborong Asing 207,4 Miliar Rupiah Saat IHSG Jatuh
Ilustrasi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO (Gambar: NET)

JAKARTA – Para investor asing memanfaatkan momentum penurunan harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar 5,28 persen ke level Rp 2.330 guna melangsungkan aksi beli bersih pada perdagangan Selasa (19/5/2026).

Aksi borong terhadap saham berkode ADRO di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) ini membukukan nilai beli bersih (net buy) hingga mencapai Rp 207,4 billion, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Nilai akumulasi pembelian bersih oleh pemodal asing pada saham ADRO tersebut menempati posisi terbesar kedua di bursa, berada tepat di bawah saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menorehkan net buy asing sebesar Rp 340,7 miliar.

Secara total, investor internasional mencatatkan net buy senilai Rp 261,2 miliar di seluruh pasar BEI pada Selasa (19/5/2026), kendati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang tertekan dengan merosot 228,5 poin atau 3,46 persen menuju posisi 6.370,6.

Tambahan dari aksi beli ini menjadikan total nilai jual bersih (net sell) investor asing sepanjang tahun berjalan menyusut menjadi Rp 41 triliun mengacu pada data resmi pihak BEI.

Di pihak lain, lembaga riset UOB Kay Hian memperkirakan keuntungan bersih Alamtri Resources Indonesia memiliki potensi melonjak 60 persen menjadi US$ 719 juta pada tahun ini, didorong oleh tingginya harga komoditas batu bara metalurgi serta peningkatan volume penjualan sebesar 500 ribu ton hingga mencapai 6,8 juta ton.

UOB Kay Hian menetapkan target harga untuk saham ADRO di level Rp 3.400 dengan rekomendasi beli berkat adanya potensi kenaikan harga sampai 45,9 persen, ditambah estimasi yield dividen sebesar 12,6 persen apabila perseroan meneruskan kebijakan pembagian dividen 80 persen dari perolehan laba bersih.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index