Dilirik Asing, Harga Tembus 1.190, Saham CDIA Melonjak 13,33%

Dilirik Asing, Harga Tembus 1.190, Saham CDIA Melonjak 13,33%
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) (https://ik.trn.asia/uploads/2022/01/1641227797524.jpeg)

JAKARTA – Saham CDIA melonjak 13,33% ke 1.190 didorong net buy asing Rp22,64 miliar, sinyal kuat potensi lanjutan kenaikan harga saham.

Pergerakan Saham CDIA menjadi sorotan pasar setelah mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Kenaikan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan didukung oleh aktivitas beli yang cukup agresif dari investor asing.

Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) ditutup menguat 13,33% ke level Rp 1.190. Lonjakan ini memperlihatkan adanya minat besar dari pelaku pasar terhadap saham emiten milik Prajogo Pangestu tersebut.

Aktivitas perdagangan Saham CDIA juga tergolong ramai dengan total volume mencapai 221,7 juta saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 32.728 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp 249,52 miliar.

Masuknya investor asing menjadi salah satu katalis utama penguatan Saham CDIA. Tercatat net buy asing mencapai Rp 22,64 miliar pada perdagangan tersebut.

Aksi beli investor asing bukan hanya terjadi dalam satu hari perdagangan saja. Sebelumnya pada 30 April dan 4 Mei, investor asing juga membukukan net buy masing-masing sebesar Rp 4,44 miliar dan Rp 7,56 miliar.

Konsistensi akumulasi ini memberi sinyal kuat bahwa Saham CDIA sedang dalam fase akumulasi oleh investor besar. Kondisi ini sering kali menjadi indikasi awal adanya potensi kenaikan harga lanjutan.

Dari sisi analisis teknikal, pergerakan Saham CDIA juga mendapat perhatian dari pelaku pasar. Phintraco Sekuritas bahkan memasukkan saham ini sebagai salah satu rekomendasi untuk perdagangan Rabu (6/5/2026).

Rekomendasi yang diberikan adalah trading buy dengan dasar pola teknikal yang terbentuk. Solid white marubozu serta breakout MA20 di level 1.090 menjadi sinyal awal terjadinya rebound.

Kondisi tersebut dinilai membuka peluang terjadinya second rally jika harga mampu menembus resistance di level 1.320. Sinyal teknikal ini semakin diperkuat oleh peningkatan volume transaksi yang signifikan.

“Spike volume memperkuat indikasi tersebut,” kata Phintraco dengan menganjurkan titik masuk pada kisaran 1.110-1.130. sebagaimana dilansir dari berita sumber

Untuk strategi perdagangan, analis juga memberikan panduan target harga. Target pertama berada di level 1.300, kemudian target kedua di 1.400, dan target ketiga di 1.500.

Namun demikian, investor tetap perlu memperhatikan risiko penurunan harga. Batas stoploss disarankan jika harga turun ke bawah level 1.080.

Dengan kombinasi dukungan teknikal dan akumulasi asing, Saham CDIA saat ini berada dalam momentum yang menarik. Meski begitu, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan manajemen risiko secara disiplin.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index