Dividen AKRA Rp10.000 per Lot, Yield 6,58%, Ini Jadwal Lengkapnya

Dividen AKRA Rp10.000 per Lot, Yield 6,58%, Ini Jadwal Lengkapnya
Ilustrasi PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (https://media.licdn.com/dms/image/v2/C511BAQHpoQFppTo7cg/company-background_10000/company-background_10000/0/1584087342042/pt__akr_corporindo_tbk_cover?e=1778644800&v=beta&t=IRBtV0yxE-nSF7lAgt7mzxVHbWJFXdAdcKTXsKqYB

JAKARTA – Dividen AKRA Rp 10.000 per lot dengan yield 6,58%, hari ini jadi cum dividen date saham AKRA.

Kesempatan memperoleh dividen dari saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memasuki batas akhir pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026. Investor yang ingin mendapatkan hak dividen harus membeli saham sebelum cum dividen date berakhir.

Cum dividen date merupakan periode terakhir suatu saham masih memiliki hak atas pembagian dividen. Investor wajib memiliki saham tersebut hingga recording date agar berhak menerima dividen tunai.

AKRA sebelumnya telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 27 April 2026. Dalam rapat tersebut, perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 100 per saham dengan total Rp 1,98 triliun.

Dengan nilai tersebut, investor akan memperoleh dividen sebesar Rp 10.000 untuk setiap 1 lot saham. Pembagian ini berasal dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp 2,47 triliun.

Jadwal pembagian dividen telah ditetapkan secara rinci oleh manajemen perusahaan. Cum date pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 6 Mei 2026, sedangkan ex date pada 8 Mei 2026.

Untuk pasar tunai, cum date ditetapkan pada 11 Mei 2026 sekaligus sebagai recording date. Sementara itu, pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026.

Dari sisi valuasi, yield dividen saham AKRA tergolong menarik di tengah kondisi pasar saat ini. Pada penutupan perdagangan Selasa, 5 Mei 2026, harga saham AKRA berada di level Rp 1.520 setelah turun 50 poin atau 3,18%.

Dengan harga tersebut, yield dividen saham AKRA mencapai 6,58%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan suku bunga deposito rupiah di bank umum yang hanya sekitar 2%.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa yield dividen AKRA setara lebih dari tiga kali lipat bunga deposito. Kondisi ini menjadikan saham AKRA menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta merekomendasikan beli saham AKRA dengan target harga Rp 1.605 per saham. Menurutnya, prospek kinerja AKRA pada 2026 akan didorong oleh pengembangan kawasan industri KEK JIIPE.

"Kinerja positif kuartal I-2026 mestinya bisa berlanjut," tutur dia, Senin (27/4/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Selain itu, model bisnis AKRA yang menerapkan skema pass-through terhadap harga minyak dinilai mampu menjaga margin. Hal ini membuat perusahaan relatif tahan terhadap volatilitas harga energi global.

Meski demikian, risiko gangguan pasokan impor minyak mentah tetap perlu diwaspadai. Perusahaan juga perlu meningkatkan efisiensi rantai pasok serta kapasitas penyimpanan untuk menjaga stabilitas operasional.

"Peningkatan kapasitas penyimpanan tangki juga diperlukan untuk mengembangkan stok," jelas dia, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dengan kombinasi dividen Rp 10.000 per lot, yield 6,58%, serta target harga Rp 1.605, saham AKRA menjadi salah satu yang menarik dicermati. Investor tetap perlu memperhatikan jadwal dan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index