Ada Nego Saham GOTO Rp 34 Perak, Transaksi Reguler Tetiba Meledak

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:30:27 WIB
Ilustrasi Kantor GoTo Gojek Tokopedia. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Transaksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terjadi di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (22/7/2026). Harga transaksi tersebut berada di bawah harga pasar reguler BEI.

Berdasarkan data RTI, sebanyak 4.930.000 lot saham GOTO ditransaksikan di pasar nego BEI pada harga Rp 34 per saham sebanyak 3 kali frekuensi. Nilai keseluruhan dari transaksi tersebut menyentuh angka Rp 16,8 miliar.

Harga pada transaksi pasar nego tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan harga saham GOTO di pasar reguler yang bertahan di level Rp 50.

Meski demikian, volume transaksi saham GOTO pada pasar reguler mendadak melonjak. Sekitar pukul 11.27 WIB, nilai transaksinya sudah menembus Rp 13,4 miliar.

Angka ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan perdagangan Selasa (21/7/2026), di mana nilai transaksi saham GOTO di pasar reguler BEI cuma Rp 884,5 juta.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sendiri menjadwalkan pengumuman kinerja kuartal II-2026 pada 29 Juli 2026 mendatang.

Langkah ini diambil menyusul publikasi laporan keuangan konsolidasian GoTo Gojek (GOTO) untuk periode enam bulan berakhir 30 Juni 2026 yang tidak diaudit dan tidak direviu, yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

“Manajemen perseroan akan menyelenggarakan conference call untuk membahas kinerja kuartal kedua tahun 2026 pada tanggal 29 Juli 2026 pukul 19:00 Waktu Indonesia Barat (atau 29 Juli 2026 pukul 08:00 Waktu Amerika Serikat bagian Timur). Paparan ini akan sepenuhnya dilakukan dalam bahasa Inggris,” sebut manajemen GOTO dalam keterangan resmi dikutip Kamis (16/7/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Materi serta siaran langsung webcast dari conference call dapat diakses melalui bagian Hubungan Investor pada laman situs resmi www.gotocompany.com/investor-relations. Rekaman acaranya juga bakal diunggah di situs GOTO tak lama seusai conference call berakhir.

Pada kuartal I-2026, GoTo sukses membukukan laba bersih pertama kalinya mencapai Rp 171 miliar berkat buah transformasi yang dijalankan selama bertahun-tahun. Keberhasilan ini terwujud berkat fokus perseroan pada konsumen serta konsistensi dalam menjaga kedisiplinan finansial.

EBITDA yang disesuaikan tumbuh 131% yoy menjadi Rp 907 miliar, menandai progres bermakna menuju target pedoman EBITDA disesuaikan senilai Rp 3,2-3,4 triliun. Adapun arus kas bebas yang disesuaikan berada di angka Rp 1,3 triliun.

Terkini