FINANSIALINSIGHT.COM — PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru melatih 30 UMKM binaan dalam program Gerakan UMKM Binaan Pegadaian Naik Kelas (GEMILANG). Pelatihan menyasar penguatan kemasan, branding, dan pemahaman pendaftaran merek agar produk usaha kecil lebih berdaya saing di pasar.
PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru menggelar pelatihan penguatan kapasitas bagi 30 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya. Kegiatan berlangsung di Hotel Prime Park Pekanbaru, Kamis (17/9/2026), dengan fokus pada packaging, branding, dan pendaftaran merek.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Agus Riyadi menyatakan peningkatan kualitas UMKM harus dilakukan menyeluruh. Menurutnya, produk berkualitas saja tidak cukup tanpa kemasan yang menarik dan identitas usaha yang jelas.
"UMKM memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Karena itu, penguatan kapasitas menjadi hal yang penting agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga dapat membangun identitas produk melalui packaging dan branding yang baik, serta memahami pentingnya pendaftaran merek," ujar Agus.
Kemasan dan Merek Dinilai Bagian dari Kepercayaan Konsumen
Agus menambahkan, kemasan dan merek bukan sekadar elemen pendukung produk. Keduanya berperan membangun kepercayaan konsumen sekaligus menambah nilai jual barang UMKM.
Melalui program GEMILANG, Pegadaian memberi pembekalan yang dinilai praktis dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha. Materi disusun agar bisa langsung diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar.
"Harapannya, ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat langsung diterapkan sehingga produk UMKM binaan Pegadaian semakin memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas," kata Agus.
Kegiatan dibuka Agus Riyadi bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau yang diwakili Kepala Bidang Koperasi dan UKM Ditha Mayasari. Turut hadir Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Pekanbaru Satriya Bratawijaya.
Pemprov Riau Dorong Kolaborasi Pemberdayaan Berkelanjutan
Ditha Mayasari mengapresiasi langkah Pegadaian memberi edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM. Menurutnya, penguatan packaging, branding, dan legalitas merek menjadi modal bersaing di tengah pasar yang makin ketat.
"Produk yang berkualitas perlu didukung dengan kemasan yang menarik, branding yang kuat, dan legalitas merek yang jelas. Hal ini menjadi salah satu modal bagi UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan mengembangkan pasar," ujar Ditha.
Ditha mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pelaku UMKM lewat program pemberdayaan yang berkelanjutan. Dia berharap kegiatan serupa menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Materi Pelatihan dan Rencana Lanjutan
Dalam pelatihan tersebut, 30 UMKM binaan dari berbagai sektor usaha mendapat pemahaman soal fungsi packaging dalam meningkatkan daya tarik produk. Peserta juga dibekali materi branding sebagai identitas usaha serta pendaftaran merek untuk melindungi aset usaha.
Selain materi utama, GEMILANG menjadi ruang bagi pelaku UMKM memahami pengembangan produk yang lebih sesuai kebutuhan pasar. Penguatan ini diharapkan membantu pelaku usaha mempertahankan keberlangsungan bisnis sekaligus menyiapkan diri naik skala.
Pegadaian menyatakan akan melanjutkan pengembangan UMKM melalui edukasi, pendampingan, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Program GEMILANG diharapkan menjadi wadah berkelanjutan bagi UMKM binaan untuk memperkuat daya saing dan membuka akses pasar lebih luas.