Beli Saham BBKP Rp51, Direktur KB Bank Potensi Untung 7,84 Persen

Beli Saham BBKP Rp51, Direktur KB Bank Potensi Untung 7,84 Persen
Ilustrasi bank kb indonesia (FOTO : NET)

JAKARTA – Direktur PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) Kunardy Darma Lie tercatat memborong saham BBKP pada Juli 2026. Aksi korporasi ini telah menghasilkan potensi keuntungan mencapai lebih dari 7 persen.

Merujuk pada laporan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kunardy memborong sebanyak 980.000 saham BBKP pada 10 Juli 2026.

Saham tersebut dibeli pada tingkat harga Rp51 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi pembelian saham BBKP itu berkisar Rp49,98 juta.

Sebelum transaksi ini berlangsung, Kunardy tercatat tidak mempunyai saham BBKP. Pascatransaksi, porsi kepemilikannya menjadi 980.000 saham atau setara 0,0005% hak suara.

Transaksi tersebut direalisasikan secara langsung serta bukan lewat skema pembelian kembali saham. Adapun tujuan dari transaksi ini dinyatakan untuk keperluan investasi.

Menariknya, pergerakan harga saham BBKP menunjukkan kenaikan jika dibandingkan dengan harga pelaksanaan pembelian Kunardy.

Pada penutupan perdagangan Selasa (18/8/2026), saham BBKP bertengger di posisi Rp55 per saham. Posisi harga ini tidak berubah dibanding penutupan perdagangan sebelumnya.

Dengan demikian, terdapat selisih harga sebesar Rp4 per saham apabila dibandingkan harga beli Kunardy sebesar Rp51.

Jika dihitung dari total 980.000 saham yang dimiliki, perkiraan keuntungan dari apresiasi harga saham tersebut mencapai Rp3.920.000.

Artinya, berpatokan pada harga BBKP Rp55 per saham, Kunardy mencatatkan potensi capital gain sekitar Rp3,92 juta.

Secara persentase, besaran kenaikan harga tersebut setara dengan 7,84%.

Bermodalkan harga beli Rp51 per saham, nilai modal awal investasi Kunardy adalah sebesar Rp49,98 juta. Jika dikalkulasikan dengan harga BBKP Rp55 per saham, nilai portofolio kepemilikannya kini berada di kisaran Rp53,9 juta.

Atas dasar kalkulasi tersebut, terdapat peningkatan nilai modal investasi sekitar Rp3,92 juta atau 7,84%.

Dalam berkas laporan kepemilikan saham, Kunardy turut mengemukakan bahwa kendati tercatat sebagai pemegang saham pengendali, dirinya tidak berniat mempertahankan kontrol atas BBKP.

Pernyataan ini menjadi bagian dari poin informasi yang diserahkan dalam laporan transaksi kepemilikan saham kepada pihak OJK.

Sementara itu, transaksi pembelian 980.000 saham BBKP ditujukan sepenuhnya untuk keperluan investasi.

Kendati kalkulasi harga mengindikasikan potensi profit Rp3,92 juta, angka ini pada dasarnya masih berupa keuntungan yang belum direalisasikan (unrealized capital gain).

Hal tersebut berarti keuntungan baru benar-benar dapat direalisasikan jika saham BBKP dilepas pada harga yang lebih tinggi ketimbang harga eksekusi awal.

Di samping itu, angka perhitungan tersebut belum mencakup potongan biaya transaksi dan beban kewajiban pajak yang berpotensi muncul dari pelepasan saham.

Mengingat harga saham BBKP bertengger di level Rp55 per saham pada Selasa (18/8/2026), investasi Kunardy saat ini mengukuhkan peningkatan nilai dibanding harga pembelian Rp51 per saham.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index