IHSG Naik ke 6.449,83 di Tengah Penjualan Asing Rp 355 Miliar

IHSG Naik ke 6.449,83 di Tengah Penjualan Asing Rp 355 Miliar
Ilustrasi indeks saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap menguat pada perdagangan Selasa (18/8/2026), walaupun aksi jual investor asing masih berlanjut.

IHSG ditutup naik 47,942 poin atau 0,75% menuju level 6.449,83. Namun, di tengah penguatan indeks tersebut, pemodal asing masih membukukan net sell senilai Rp 355,17 miliar di seluruh pasar.

Tekanan jual dari investor luar negeri juga terbilang cukup tinggi dalam sepekan terakhir. Investor asing tercatat melakukan net sell hingga mencapai Rp 2,77 triliun.

Laju positif IHSG pada perdagangan kemarin didorong oleh hampir semua indeks sektoral. IDX Sektor Energi mencatatkan lonjakan tertinggi, yaitu sebesar 2,24%.

Berikutnya, IDX Sektor Infrastruktur terangkat 1,65%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik bertambah 1,42%, serta IDX Sektor Properti & Real Estate melesat 1,21%.

Apresiasi juga dialami oleh IDX Sektor Barang Konsumer Primer sebesar 1,03%, IDX Sektor Barang Baku 0,81%, IDX Sektor Teknologi 0,40%, dan IDX Sektor Perindustrian 0,25%.

Di sisi lain, IDX Sektor Barang Konsumer Non-Primer menguat 0,24% dan IDX Sektor Kesehatan naik 0,13%. Sementara itu, IDX Sektor Keuangan menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi dengan penurunan 0,29%.

Aktivitas transaksi saham kemarin mencatatkan volume sebesar 33,66 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 14,83 triliun. Sebanyak 399 saham menguat, 236 saham melemah, dan 159 saham tidak mengalami perubahan harga.

Oleh karena itu, penguatan IHSG belum sepenuhnya menandakan berkurangnya tekanan dari pemodal asing, mengingat aksi net sell masih berlanjut dan telah menembus Rp 2,77 triliun dalam sepekan terakhir.

Berikut 10 saham dengan net sell terbesar oleh asing pada Selasa:

PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 191,05 miliar

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 170,0 miliar

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 165,6 miliar

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 153,61 miliar

PT Astra International Tbk (ASII) Rp 48,02 miliar

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 44,17 miliar

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 42,4 miliar

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 27,59 miliar

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 22,86 miliar

PT Timah Tbk (TINS) Rp 22,38 miliar

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index