IHSG Naik ke Level 6.449, Sektor Energi Melesat 2,24 Persen

IHSG Naik ke Level 6.449, Sektor Energi Melesat 2,24 Persen
Ilustrasi bursa efek indonesia (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) konsisten berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan Selasa (18/8/2026). Indeks saham utama tersebut menguat 47,942 poin atau 0,75% menuju posisi 6.449,83.

Laju positif IHSG disokong oleh apresiasi pada mayoritas indeks sektoral. Peningkatan paling tinggi dibukukan oleh IDX Sektor Energi yang melonjak 2,24%.

Selain itu, IDX Sektor Infrastruktur terangkat 1,65%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik bertambah 1,42%, serta IDX Sektor Properti & Real Estate menanjak 1,21%.

Apresiasi juga dibukukan IDX Sektor Barang Konsumer Primer sebesar 1,03%, IDX Sektor Barang Baku 0,81%, IDX Sektor Teknologi 0,40%, dan IDX Sektor Perindustrian 0,25%.

Adapun IDX Sektor Barang Konsumer Non-Primer melaju 0,24% dan IDX Sektor Kesehatan menguat tipis 0,13%.

Sebaliknya, IDX Sektor Keuangan menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi dengan penurunan 0,29%.

Volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan 33,66 miliar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp14,83 triliun. Sebanyak 399 saham mencatatkan kenaikan, 236 saham mengalami penurunan, dan 159 saham tidak bergerak.

Di tengah penguatan IHSG, investor asing terlihat gencar mengoleksi sejumlah saham pilihan.

Berikut deretan 10 saham dengan nilai net buy terbesar oleh asing pada Selasa:

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) Rp 141,6 miliar

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 69,01 miliar

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 44,41 miliar

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Rp 33,87 miliar

PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 27,67 miliar

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Rp 25,17 miliar

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 24,8 miliar

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 19,37 miliar

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 12,64 miliar

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 10,86 miliar

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index