Laba dan Dividen BUMN Melesat, Prabowo Beri Pujian untuk Danantara

Laba dan Dividen BUMN Melesat, Prabowo Beri Pujian untuk Danantara
presiden republik indonesia prabowo subianto (FOTO : NET)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian secara khusus kepada Danantara Indonesia dalam mengelola BUMN. Kinerja perusahaan negara saat ini dinilai jauh lebih baik yang terlihat dari peningkatan laba serta dividen.

Pemerintah telah melaksanakan pembenahan BUMN secara besar-besaran sehingga berdampak positif pada peningkatan kinerja perusahaan. Beberapa BUMN yang tercatat mengalami kenaikan kinerja di antaranya PT Timah (Persero) Tbk (TINS), PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

"Di enam bulan pertama tahun 2026 ini, PT Semen Indonesia naik 408,9 persen, bayangkan 400 persen, untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8 persen, untung bersih PT Pertamina naik 86 persen," katanya dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Laba BUMN tercatat mencapai Rp186 triliun pada 2024 dan mengalami kenaikan menjadi Rp326 triliun pada 2025. Di sisi lain, dividen BUMN pada 2025 berada di angka Rp142,3 triliun, meningkat dibanding tahun 2024 sebesar Rp85,5 triliun, bahkan diproyeksikan menembus Rp200 triliun pada 2026.

"Keuntungan ini adalah tanpa permainan angka," kata Prabowo sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Peningkatan kinerja PT Timah (Persero) Tbk (TINS) yang melonjak drastis juga turut disinggung oleh Presiden Prabowo. Perbaikan kinerja tersebut terjadi usai langkah tegas pemerintah dalam menutup penambangan ilegal secara masif di wilayah Bangka Belitung.

"Kami sudah tutup 1.000 tambang ilegal. Kami minta Panglima tni dan Kapolri untuk usut, masa 1.000 tambang pejabat tni dan polri tidak tahu. Usut, untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan, mereka-mereka kalau enggak bisa tertibkan ini," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Hasil dari pembenahan tersebut membuat laba PT Timah Tbk melonjak hingga 9 kali lipat dengan peningkatan valuasi mencapai 280 persen.

Selain itu, kinerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dilaporkan terus menunjukkan perbaikan yang signifikan. Dari total 104 pesawat Garuda yang sempat di-grounded, kini seluruhnya telah berhasil diaktivasi kembali.

"Per bulan Juni 2026, total pesawat yang berhasil kami reaktivasi bertambah 20 pesawat, sehingga menjadi 140 pesawat," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Peluang GIAA untuk meraih keuntungan kini terbuka lebar setelah sempat mengalami kerugian selama bertahun-tahun. Garuda diperkirakan sudah mencatatkan keuntungan mulai Juli 2026 apabila tidak terjadi hambatan akibat konflik di Timur Tengah.

Presiden mengapresiasi tinggi jajaran manajemen Danantara dalam mengelola BUMN. Keberhasilan tersebut dinilai membuat pimpinan Danantara sangat layak menerima penghargaan bintang kehormatan.

"Ini membuktikan dengan management yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kami bisa datang dengan sangat cepat," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index