JAKARTA – Saham Samsung Electronics Co Ltd (KS:005930) dan SK Hynix Inc (KS:000660) mengalami penguatan pada hari Rabu usai media lokal melaporkan rencana investasi dari dana kekayaan negara Singapura, Temasek, pada kedua raksasa chip memori tersebut.
Di perdagangan Korea, Samsung dan SK Hynix sama-sama menguat lebih dari 7%, yang turut mendorong kenaikan indeks KOSPI hingga lebih dari 4%.
Media Korea Selatan Asia Business Daily melaporkan, dengan mengutip kementerian serta lembaga pemerintah terkait, bahwa Temasek telah mengontak pemerintah Korea guna membicarakan waktu pelaksanaan investasi.
Berdasarkan laporan tersebut, Temasek memutuskan untuk melakukan investasi secara langsung lewat personel internalnya dibanding memanfaatkan perusahaan manajemen aset eksternal.
Aksi ini menjadi momen pertama bagi Temasek untuk menanamkan modal pada saham Korea Selatan. Dana kekayaan tersebut menilai harga chip memori di dalam rantai pasokan kecerdasan buatan saat ini masih tergolong terlalu murah.
Lembaga tersebut merupakan salah satu kendaraan investasi sovereign terbesar di dunia yang mengelola portofolio bersih senilai S$518 miliar ($404,5 miliar).
Sebagai dua produsen chip memori terbesar dunia yang memetik keuntungan dari pesatnya permintaan kecerdasan buatan, Samsung dan SK Hynix menjadi saham paling diminati pada 2026. Walau sempat menghadapi kenaikan volatilitas selama dua bulan terakhir, performa saham kedua perusahaan tersebut tetap melonjak lebih dari 100% masing-masing sepanjang tahun 2026.
Temasek belum memberikan tanggapan secara langsung atas permintaan komentar yang dikirimkan melalui surat elektronik.