MGLV Bakal Rights Issue 285,73 Juta Saham demi Bisnis Data Center

MGLV Bakal Rights Issue 285,73 Juta Saham demi Bisnis Data Center
Ilustrasi Saham (FOTO: NET)

JAKARTA – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menyiapkan penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi usaha perseroan menuju bisnis pusat data.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (29/7), MGLV berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 285,73 juta saham baru. Persetujuan pemegang saham terkait aksi korporasi tersebut akan dimintakan dalam RUPSLB pada 3 September 2026.

Dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk melunasi akuisisi PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAI Center (NGC). Selain itu, dana dialokasikan untuk mempercepat pembayaran utang kepada PT Nextier Datamate Center (NDC), serta mendukung modal kerja, belanja modal, dan pengembangan bisnis data center.

Sejalan dengan aksi korporasi tersebut, MGLV juga mengajukan persetujuan pemegang saham atas serangkaian transaksi material dan afiliasi. Hal ini menjadi bagian dari penataan struktur usaha menuju bisnis infrastruktur digital.

Rencana transaksi itu mencakup divestasi 13 anak usaha senilai Rp 121,47 miliar serta pengalihan aset dan kewajiban sekitar Rp 1,91 miliar. Selain itu, terdapat akuisisi NAC dan NGC beserta pengalihan piutang senilai Rp 670,61 miliar, hingga fasilitas pinjaman pemegang saham mencapai Rp 4 triliun.

Manajemen MGLV menyatakan bahwa rangkaian transaksi tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi bisnis usai perubahan fokus menjadi penyedia layanan data center. Rangkaian transaksi ini juga ditujukan guna menyederhanakan struktur grup sekaligus memperkuat kesiapan operasional perusahaan.

"Rencana transaksi merupakan bagian dari strategi transformasi usaha Perseroan sehubungan dengan rencana perubahan kegiatan usaha menjadi penyedia layanan pusat data (data center)," ujar manajemen MGLV sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di samping memperkokoh struktur usaha, manajemen MGLV menyebut akuisisi NAC dan NGC bakal mempercepat pengembangan bisnis lewat pemanfaatan aset, sumber daya, serta potensi sinergi dari entitas yang diakuisisi.

Rights issue diproyeksikan dapat meningkatkan aset dan ekuitas MGLV guna memperkuat struktur permodalan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang. Sementara itu, pemegang saham yang tidak mengeksekusi HMETD berpotensi mengalami dilusi maksimal 13,04%.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index