JAKARTA – BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi tiga saham, yakni BUKA, KOTA, dan PGEO untuk perdagangan hari Selasa (28/7/2026).
Saham BUKA berhasil breakout resistance 115, sehingga disarankan buy dengan target kenaikan menuju area 124–127 selama bertahan di atas 115.
Dari sisi kinerja, BUKA membukukan rugi bersih pada kuartal I-2026 sebesar Rp 425,8 miliar, menurun dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 yang mencetak keuntungan Rp 110,7 miliar.
Selanjutnya, saham KOTA direkomendasikan buy on break apabila harga mampu ditutup di atas resistance 123 dengan konfirmasi volume yang tetap meningkat.
Peluang kenaikan KOTA terbuka menuju area target 128–134 selama harga bertahan di atas level breakout.
Mengenai kinerja, KOTA membukukan laba bersih pada kuartal I-2026 sebesar Rp 5,7 miliar, naik dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 yang rugi Rp 5,6 miliar.
Kemudian, saham PGEO dapat dilakukan trading buy selama harga mampu bertahan di atas MA20 sebagai support dinamis, seiring momentum bullish yang masih terjaga.
Target kenaikan PGEO berada pada area resistance 1.050–1.100 untuk trading jangka pendek.
Selain itu, PGEO menandatangani Trade Facility Agreement berupa fasilitas non-cash loan dengan plafon hingga US$ 75 juta tanpa agunan (clean basis) bersama PT Bank Mizuho Indonesia.
Sementara itu, IHSG ditutup melemah 0,17% ke level 6.185,7 di tengah sikap wait and see investor menjelang hasil FOMC The Fed.
Dari domestik, perhatian pasar masih tertuju pada proses penunjukan Gubernur Bank Indonesia definitif pasca pengunduran diri Perry Warjiyo, dengan Destry Damayanti yang masih menjabat sebagai Pjs. Gubernur BI.
Pasar berfokus pada hasil FOMC The Fed yang diperkirakan mempertahankan suku bunga, meski pelaku pasar tetap mencermati arah kebijakan ke depan akibat risiko inflasi dari tingginya harga energi.
"Secara teknikal, IHSG berpeluang mengalami technical rebound selama bertahan di atas support 6.137, dengan target menguji resistance 6.268," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Menurut broker efek itu, momentum jangka pendek masih cenderung positif meski volatilitas diperkirakan tetap tinggi menjelang hasil FOMC.
Pada perdagangan kemarin, indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan Dow Jones menguat 0,51% ke level 52.210, S&P 500 naik 0,016% ke 7.413,1, dan Nasdaq melemah 0,18% ke 24.932.