Asing Borong Saham VKTR hingga ANTM di Tengah Pelemahan IHSG 1,88 Persen

Asing Borong Saham VKTR hingga ANTM di Tengah Pelemahan IHSG 1,88 Persen
Ilustrasi bursa efek (sumber foto : NET)

JAKARTA – Investor asing terpantau memborong sejumlah saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (24/7/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Indo Premier Sekuritas (IPOT), IHSG ditutup merosot 1,88% atau 118 poin menuju level 6.196,43.

Selama jam perdagangan, indeks bergerak pada rentang 6.159 sampai 6.268 dengan kapitalisasi pasar menyentuh Rp10.894 triliun.

Sebanyak 104 saham mencatatkan penguatan, 587 saham melemah, dan 105 saham lainnya berakhir stagnan.

Aksi tekan jual dari investor asing menyebabkan seluruh pasar membukukan net sell sebesar Rp1,35 triliun.

Kendati demikian, sejumlah saham tetap mencatatkan masuknya arus dana asing (foreign inflow).

Saham VKTR menjadi target utama perburuan investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp277,1 miliar.

Selanjutnya, saham BBRI membukukan net buy asing sebesar Rp131,1 miliar, yang kemudian disusul oleh BBCA senilai Rp124,1 miliar.

Investor asing turut mencatatkan pembelian bersih pada saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) sejumlah Rp51,1 miliar dan PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) sebesar Rp46,6 miliar.

Di sisi lain, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi sasaran utama aksi pelepasan investor asing dengan net sell mencapai Rp639,7 miliar.

Selanjutnya, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) mencatatkan aksi jual bersih Rp304,5 miliar, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp165 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Rp140,4 miliar, serta PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI) Rp73,9 miliar.

Seiring tingginya tekanan jual asing, saham BMRI juga mencatatkan nilai transaksi paling besar pada perdagangan hari ini sebesar Rp1,7 triliun.

Meski begitu, saham bank BUMN tersebut ditutup merosot 5,71% ke level Rp4.130 per saham.

Sementara itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menempati posisi kedua transaksi terbesar senilai Rp1,2 triliun dan ditutup melemah 3,23% ke level Rp2.100 per saham.

Beberapa saham dengan kapitalisasi pasar besar lainnya juga berada di zona merah.

Saham BUMI tergerus 6,56% ke level Rp171 per saham, BBRI terkoreksi 1% ke level Rp2.960 per saham, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) melemah 0,57% ke posisi Rp870 per saham.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index