Sisa Kuota ORI030 Makin Tipis Demi Kupon 6,9 Persen dan 7 Persen

Sisa Kuota ORI030 Makin Tipis Demi Kupon 6,9 Persen dan 7 Persen
Ilustrasi pasar keuangan (sumber foto : NET)

JAKARTA – Alokasi penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 tercatat semakin terbatas menjelang berakhirnya masa penawaran. Investor diimbau untuk segera melakukan pemesanan agar bisa memperoleh tingkat kupon sebesar 6,9% dan 7%.

Berdasarkan pembaruan data kuota nasional per Kamis (23/7) pukul 14.00 WIB, alokasi untuk kedua seri ORI030 yang tersedia sudah sangat sedikit. Seri ORI030-T3 kini hanya menyisakan kuota nasional sebesar 1,1% atau senilai Rp 349,995 miliar, sementara ORI030-T6 tersisa 7,9% atau sekitar Rp 431,861 miliar.

Instrumen investasi ini menawarkan kupon tetap sebesar 6,90% untuk tenor tiga tahun dan 7,00% untuk tenor enam tahun.

Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, William menyampaikan bahwa imbal hasil pada penerbitan ORI kali ini sangat menarik karena menjadi SBN dengan imbal hasil tertinggi sejak 2020, sekaligus seri ORI tertinggi sejak 2019 untuk ORI030-T3.

"Selain itu, volatilitas market sebelum ORI ditawarkan mungkin turut meningkatkan minat terhadap asset yang low-risk sehingga antisipasi sudah terbangun sebelumnya," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

William juga menjelaskan bahwa pada aplikasi Bibit, pilihan tenor yang lebih pendek atau 3 tahun jauh lebih diminati oleh pemodal. Faktor likuiditas menjadi pertimbangan utama investor sehingga tenor 6 tahun menjadi kurang dilirik.

Di sisi lain, Chief Operating Officer (COO) Bareksa Ni Putu Kurniasari menyebutkan bahwa laju penjualan ORI030 berlangsung cukup cepat. Tingginya antusiasme masyarakat dipengaruhi oleh tingkat suku bunga saat ini yang berada di level lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

"Jadi menarik minat yang tinggi dari masyarakat," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Putu menambahkan bahwa pola penyerapan ORI030 relatif serupa dengan penerbitan ORI seri terdahulu, di mana tenor pendek cenderung lebih cepat habis terpesan. Hal ini sejalan dengan karakter ORI sebagai instrumen yang ditujukan bagi investor ritel, bukan institusi.

Oleh karena itu, pemilihan tenor investasi umumnya disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi finansial dari setiap investor.

Selain imbal hasil yang kompetitif, kondisi pasar keuangan global yang diwarnai volatilitas turut menjadi pendorong meningkatnya permintaan ORI030. Di tengah ketidakpastian pasar, investor cenderung memilih instrumen dengan risiko relatif rendah yang mampu memberikan imbalan secara stabil.

Putu menilai perpaduan antara tingkat kupon yang menarik dan sifat ORI sebagai aset investasi aman menjadikan ORI030 pilihan yang ideal bagi para pemodal.

Masyarakat dapat mulai berinvestasi pada ORI030 dengan modal minimal Rp 1 juta. Berikut merupakan tata cara pendaftaran dan pemesanan obligasi ritel ORI030:

Registrasi

Registrasi investasi ORI030 dapat dilakukan kapan saja bahkan sebelum masa penawaran resmi dibuka. Calon investor dapat mendaftar pada sistem elektronik Mitra Distribusi (Midis) dengan mengisi data diri, nomor SID (Single Investor Identification), serta rekening dana dan rekening surat berharga. Bagi calon investor yang belum memiliki SID maupun rekening tersebut dapat meminta bantuan pihak Midis.

Pemesanan

Setelah proses pendaftaran selesai, calon investor dapat mengajukan pemesanan ORI030 selama masa penawaran berlangsung setelah mempelajari ketentuan dalam Memorandum Informasi.

Pembayaran

Setelah pesanan terverifikasi (verified order), calon investor akan memperoleh kode pembayaran (billing code) melalui email atau SMS. Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank Persepsi, Pos, atau lembaga penerima lainnya sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

Konfirmasi

Usai melakukan pembayaran, calon investor menerima NTPN serta notifikasi completed order dan akan mendapatkan alokasi unit ORI030 pada tanggal penerbitan. Bukti Konfirmasi Kepemilikan selanjutnya dapat diminta secara langsung kepada Mitra Distribusi.

Layanan pembelian ORI030 tersedia di berbagai jaringan bank mitra seperti BCA, Mandiri, BNI, BRI, BTN, Permata, HSBC Indonesia, Maybank, OCBC, DBS, Panin, CIMB Niaga, Danamon, UOB, Mega, Standard Chartered, Victoria, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, serta SMBC Indonesia.

Selain perbankan, pemesanan dapat dilakukan melalui sekuritas dan platform investasi antara lain Mandiri Sekuritas, BRI Danareksa, Trimegah Sekuritas, Bahana Sekuritas, Bina Artha Sekuritas, Philip Sekuritas, BNI Sekuritas, Panin Sekuritas, Bareksa, Fundtastic, Tanamduit, dan Bibit.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index