JAKARTA – PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026). Bersamaan dengan langkah tersebut, pendiri sekaligus pemegang saham pengendali, Raffi Ahmad, berkomitmen mempertahankan posisi sebagai pemilik manfaat dan pengendali perseroan paling sedikit selama tiga tahun setelah IPO.
Komitmen tersebut tertuang dalam Pengumuman Pencatatan Efek BEI No. Peng-P-00787/BEI.PP2/07-2026. Dokumen itu menegaskan bahwa Raffi Farid Ahmad telah menyampaikan surat pernyataan tertanggal 10 Juni 2026 terkait kepastian posisinya sebagai pengendali RANS.
"Selain itu, Direktur Utama RANS Nagita Slavina M. Tengker juga menyatakan akan tetap menjabat sebagai direktur utama perseroan untuk periode sekurang-kurangnya tiga tahun sejak pencatatan saham perdana," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
RANS resmi terdaftar di Papan Pengembangan BEI dengan kode saham RANS mulai 10 Juli 2026. Perseroan mencatatkan total 12.609.250.000 saham, yang terbagi atas 10.084.250.000 saham pendiri dan 2.525.000.000 saham hasil penawaran umum perdana.
Nilai nominal saham ditetapkan Rp10 per lembar dengan harga penawaran Rp170 per lembar. Melalui aksi korporasi ini, perseroan menghimpun dana sekitar Rp429,25 miliar.
BEI mencatat jumlah saham yang memenuhi ketentuan free float mencapai 2.525.000.000 saham atau setara 20,02% dari total saham tercatat per 10 Juli 2026. Sementara itu, merujuk pada POJK Nomor 25 Tahun 2017, pemegang saham dalam prospektus dilarang mengalihkan sahamnya selama delapan bulan setelah pendaftaran efektif.
Ketentuan lock-up tersebut mengikat Raffi Ahmad, PT Indonesia Entertainmen Grup, Nagita Slavina Mariana Tengker, Dony Oskaria, Sutanto Hartono, Kaesang Pangarep, serta pemegang saham lainnya. Adapun seluruh saham hasil IPO RANS didistribusikan secara elektronik melalui sistem penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).