IHSG Berisiko Lanjut Melemah, Perhatikan Rekomendasi Saham Berikut

IHSG Berisiko Lanjut Melemah, Perhatikan Rekomendasi Saham Berikut
Ilustrasi: IHSG menutup perdagangan Rabu dengan koreksi 1,89 persen di level 5.873,37. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih memiliki potensi untuk melanjutkan fase koreksi pada perdagangan Kamis (9/7/2026), setelah gagal menembus level psikologis 6.000 di sesi sebelumnya.

Pada Rabu (8/7), IHSG ditutup melemah 1,89 persen ke level 5.873,37 yang sekaligus mengakhiri reli lima hari beruntun dengan akumulasi kenaikan di atas 6 persen.

Koreksi IHSG dipicu oleh aksi ambil untung setelah indeks gagal menembus level 6.000. Sentimen negatif turut datang dari peningkatan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, serta keputusan S&P Dow Jones Indices yang memasukkan Indonesia ke dalam daftar pemantauan untuk reklasifikasi menjadi Frontier Market.

Pasar domestik juga dibayangi oleh pelemahan kepercayaan konsumen dengan Indeks Keyakinan Konsumen yang turun ke level 117,8 pada Juni 2026, yang menandai penurunan selama dua bulan berturut-turut.

Berdasarkan riset Sajian Pagi Menu Trading dari BRI Danareksa Sekuritas, pelaku pasar pada Kamis (9/7) akan mencermati perkembangan konflik Amerika Serikat-Iran setelah berakhirnya kesepakatan damai yang berpotensi memicu sentimen risk-off di pasar keuangan global, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Investor juga akan memantau pergerakan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta arus dana asing sebagai indikator utama yang memengaruhi arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih berada di fase koreksi dengan level support di 5.805. Tekanan jual diperkirakan akan terus mendominasi pasar selama indeks belum mampu kembali menembus level 6.000.

Bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (8/7). Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,09 persen ke 52.348,39, S&P 500 melemah 0,28 persen ke 7.482,71, dan Nasdaq Composite menguat 0,20 persen ke level 25.870,65.

Berikut adalah rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas:

1. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Saham ini berhasil menembus area resistance 1.300 yang mengonfirmasi berlanjutnya momentum bullish dengan dukungan perbaikan struktur harga dan indikator MACD. Selama harga bertahan di atas level 1.300, saham ini berpeluang menguat menuju 1.345 hingga 1.370.

2. PT Elnusa Tbk (ELSA)
ELSA sukses menembus garis resistance dan bergerak di atas area 580 dengan sokongan momentum MACD yang masih menguat. Selama harga bertahan di atas level tersebut, saham ini berpotensi naik ke kisaran 630 hingga 655.

3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
PGAS mampu mempertahankan area support 1.350–1.390 sehingga membuka peluang terjadinya technical rebound. Selama harga berada di atas area tersebut, saham ini berpotensi menguat menuju 1.455 hingga 1.485.

4. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY)
BRI Danareksa menilai LUCY masih berada dalam tren bearish setelah menembus ke bawah level support 850. Selama harga masih bergerak di bawah level tersebut, potensi pelemahan menuju area 372 masih terbuka sehingga strategi jual dinilai lebih tepat untuk membatasi risiko penurunan, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index