Cermati Enam Saham Potensial Saat IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini

Cermati Enam Saham Potensial Saat IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini
Ilustrasi: IHSG diprediksi menguat dengan dukungan penguatan rupiah dan harga komoditas. (Foto: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Rabu (8/7/2026). Sentimen negatif dari pelemahan bursa Wall Street dan aksi jual investor asing diperkirakan akan membayangi pergerakan pasar.

Di sisi lain, penguatan nilai tukar rupiah, kenaikan harga komoditas timah dan minyak mentah, serta penempatan dana SAL pemerintah di bank Himbara menjadi sentimen positif bagi indeks. “IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.910-5.835 dan resist 6.060-6.140,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Bursa Wall Street sebelumnya ditutup melemah akibat rotasi investasi dari saham berbasis kecerdasan buatan ke sektor kesehatan, keuangan, serta teknologi berkapitalisasi besar. Pergerakan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah setelah insiden serangan terhadap kapal LNG di dekat Selat Hormuz.

Sejumlah saham teknologi berbasis kecerdasan buatan mengalami penurunan, termasuk Micron sebesar 4,7%, KLA 7,2%, Marvell Technology 7,4%, Broadcom 0,8%, dan Advance Micro Device 6,5%. Sebaliknya, saham sektor lain seperti Eli Lilly and Co naik 2,9%, JP Morgan Chase 0,4%, Microsoft 0,5%, serta Walmart yang menguat 0,8%.

Terkait strategi perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk mencermati enam saham. Saham-saham tersebut meliputi HMSP, INTP, ASII, EXCL, BBTN, dan BBNI.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index