Dapat Kontrak Tambang Baru, Saham DEWA Diproyeksi Melonjak 156 Persen

Dapat Kontrak Tambang Baru, Saham DEWA Diproyeksi Melonjak 156 Persen
Ilustrasi: PT Darma Henwa meraih kontrak tambang baru dari PT Suku Sejaka Coal di Kalimantan Selatan. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Darma Henwa Tbk (DEWA), yang merupakan bagian dari Grup Bakrie, sukses memperoleh kontrak di luar Grup Bumi dari PT Suku Sejaka Coal (SSC). Kontrak tersebut mencakup tambang milik SSC yang berlokasi di Pulau Laut, Kalimantan Selatan.

Berdasarkan riset BCA Sekuritas, kontrak ini mencakup overburden removal (OB) sebesar 55 juta bcm dan produksi batu bara mencapai 5 juta ton. Pencapaian ini menjadi sejarah penting bagi DEWA karena berhasil mendapatkan kontrak dari pihak eksternal.

“Kontrak ini meningkatkan prospek laba bersih DEWA dalam jangka menengah,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Untuk tahun 2027, BCA Sekuritas memprediksi OB DEWA akan naik 27% menjadi 205 juta bcm dari estimasi tahun 2026 sebesar 160 juta bcm. Peningkatan ini diproyeksikan mendorong pertumbuhan pendapatan sebesar 19% menjadi Rp7,9 triliun serta kenaikan laba bersih sebesar 23% menjadi Rp1,1 triliun.

BCA Sekuritas menilai positif kemampuan DEWA dalam mengeksekusi rencana bisnis dan memperluas basis pelanggan di luar Grup Bumi. Hal tersebut mendorong broker ini untuk merevisi naik proyeksi pendapatan dan laba bersih perseroan.

BCA Sekuritas menyematkan rekomendasi beli untuk saham DEWA dengan target harga Rp800. Target harga tersebut menawarkan potensi kenaikan hingga 156% dan setara dengan valuasi EV/EBITDA 11,6 kali.

Kendati demikian, BCA Sekuritas tetap mengingatkan adanya beberapa risiko yang membayangi kinerja saham DEWA. Risiko tersebut meliputi cuaca yang tidak menentu, persetujuan RKAB yang di bawah prediksi, pelemahan harga batu bara, akses pendanaan, serta risiko terkait proyek tambang emas Gayo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index