IHSG Naik 0,69 Persen, Investor Domestik Jadi Penopang Utama

IHSG Naik 0,69 Persen, Investor Domestik Jadi Penopang Utama
Ilustrasi: IHSG menguat 0,69% pada penutupan perdagangan Senin, didorong oleh aksi beli investor domestik. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Senin (6/7/2026). Penguatan ini ditopang oleh aksi beli dari investor domestik yang tersebar di berbagai sektor, meskipun investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) di seluruh pasar.

IHSG ditutup naik 40,29 poin atau 0,69% ke level 5.916,07. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 5.935,68 dan level terendah di 5.857,35.

Penguatan IHSG juga didukung oleh breadth market yang solid. Sebanyak 403 saham menguat, jauh lebih banyak daripada 259 saham yang melemah, sementara 297 saham ditutup stagnan.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,49 triliun dengan volume perdagangan sebesar 18,65 miliar saham. Meski demikian, arus dana asing masih belum sepenuhnya kembali ke pasar saham Indonesia.

Data perdagangan menunjukkan investor asing masih mencatat jual bersih (net sell) sebesar Rp190,9 miliar di seluruh pasar. Kondisi tersebut menunjukkan penguatan IHSG kemarin belum ditopang oleh kembalinya arus dana asing secara menyeluruh.

Kenaikan indeks justru lebih banyak didorong oleh aktivitas beli investor domestik yang tersebar di berbagai saham. Hal ini tercermin dari dominasi jumlah saham yang menguat dibandingkan dengan saham yang melemah.

Adapun PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi saham dengan nilai jual bersih asing terbesar mencapai Rp86 miliar. Diikuti oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) sebesar Rp82,7 miliar dan PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp78,1 miliar.

Selain itu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) mencatatkan jual bersih asing sebesar Rp42,2 miliar serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar Rp41,2 miliar.

Berikut adalah daftar 10 saham yang paling banyak dilepas asing:

  1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp86 miliar
  2. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) - Rp82,7 miliar
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp78,1 miliar
  4. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) - Rp57,5 miliar
  5. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp42,2 miliar
  6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp41,2 miliar
  7. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp29,1 miliar
  8. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp26 miliar
  9. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) - Rp24,2 miliar
  10. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp23,4 miliar

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index