JAKARTA – Bursa saham domestik mencatatkan reli impresif sepanjang pekan lalu, dengan sebanyak 10 saham mencatatkan top gainers yang cukup mengesankan. Berdasarkan data perdagangan, sejumlah saham berhasil menorehkan kinerja gemilang dengan kenaikan harga yang signifikan dalam satu minggu.
Bahkan, tiga saham di antaranya sukses meroket dengan apresiasi harga menembus level 50 persen. Saham COCO memimpin daftar top gainers mingguan dengan lonjakan harga sebesar 70,59 persen ke level 290,00.
Di posisi kedua terdapat saham BAPA dengan kenaikan 58,82 persen ke harga 378,00, sementara saham BEEF mencatatkan apresiasi sebesar 55,73 persen ke level 204,00. Pergerakan bursa pekan lalu semakin semarak dengan performa saham-saham lainnya yang juga mencetak kenaikan impresif.
Saham KOKA berhasil menguat 51,69 persen ke harga 135,00, disusul SQMI yang mencatat reli 45,45 persen ke level 48,00. Investor juga mengakumulasi saham ASPI hingga melesat 43,75 persen ke level 414,00, diikuti TRUS dengan apresiasi 43,54 persen di harga 600,00.
Menutup daftar kinerja mingguan, RMKO tercatat menguat 39,29 persen ke level 390,00. Selain itu, tren positif menyentuh PADI yang naik 39,06 persen ke level 89,00 serta HOPE yang ditutup dengan kenaikan 36,00 persen di harga 136,00.
Meski demikian, para investor tetap diingatkan untuk mencermati profil risiko dan fundamental masing-masing emiten di balik lonjakan harga yang tajam ini sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut. Secara keseluruhan, Bursa Efek Indonesia mencatat data perdagangan saham periode 29 Juni—3 Juli 2026 ditutup melemah.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan selama sepekan ditutup merosot sebesar 0,35 persen. "Sehingga berada pada level 5.875,780 dari 5.896,134 pada pekan sebelumnya," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mengalami pelemahan sebesar 0,14 persen menjadi Rp10.287 triliun dari Rp10.302 triliun pada penutupan pekan lalu. Rata-rata frekuensi transaksi harian bursa selama sepekan ikut terkapar sebesar 16,71 persen menjadi 1,44 juta kali transaksi.
Rata-rata volume transaksi harian Bursa juga mengalami koreksi dan ditutup di 17,54 miliar lembar saham. "Rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 35,90 persen menjadi Rp11,27 triliun dari Rp17,58 triliun pada pekan sebelumnya," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Adapun investor asing pada Jumat, 3 Juli 2026, mencatatkan nilai beli bersih Rp6,08 miliar. Sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp74,42 triliun.
Pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat sebesar 2,28 persen atau naik 131 poin ke level 5.875. Seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia kompak ditutup di zona hijau pada perdagangan tersebut.
Sektor industri menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 3,61 persen. Posisi berikutnya ditempati sektor Basic Industry yang melonjak 3,24 persen, disusul sektor Infrastructure yang menguat 2,24 persen.
Sektor properti mencatat kenaikan 1,94 persen, diikuti teknologi 1,76 persen, transportasi 1,65 persen, energi 1,56 persen, non-Cyclical 1,49 persen, keuangan 1,37 persen, serta kesehatan 1,01 persen. Sektor Cyclical membukukan kenaikan paling tipis, yakni 0,83 persen, namun tetap di wilayah positif.