Prediksi IHSG Jumat 26 Juni 2026: Kenaikan Terbatas dan Saham Pilihan

Prediksi IHSG Jumat 26 Juni 2026: Kenaikan Terbatas dan Saham Pilihan
Ilustrasi: IHSG diprediksi mengalami kenaikan terbatas pada perdagangan Jumat, 26 Juni 2026. (Gambar: NET)

JAKARTA – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan bahwa indeks utama Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,14 persen, S&P 500 turun 0,01 persen, dan Nasdaq Composite melemah 0,46 persen.

Pergerakan pasar dipimpin oleh sektor industri yang naik 2,2 persen. Sementara itu, saham barang konsumsi mencatat penurunan terbesar dan sektor teknologi turun 0,1 persen.

Saham Apple merosot 6,1 persen akibat kenaikan harga produk iPad dan MacBook untuk mengimbangi biaya chip. Saham Nvidia, Microsoft, dan Alphabet juga turun antara 0,5 persen hingga 3,5 persen.

Saham Micron melonjak 15,7 persen setelah pendapatan melampaui konsensus. Kekhawatiran atas pengeluaran utang perusahaan hyperscale dan kebijakan The Fed yang mengetat terus membebani pasar.

Saham produsen chip Sandisk melonjak 22 persen. Saham Qualcomm, Western Digital, dan Seagate Technology turut mengalami kenaikan.

Inflasi AS pada bulan Mei mencapai 4,0 persen karena harga energi yang lebih tinggi dan berpotensi mendorong The Fed menaikkan suku bunga. Pembacaan akhir PDB kuartal pertama menunjukkan ekonomi tumbuh 2,1 persen, dibandingkan dengan perkiraan 1,6 persen.

Data klaim pengangguran menunjukkan penurunan yang lebih tinggi dari perkiraan warga Amerika yang mengajukan tunjangan. Mayoritas bursa Asia menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2026).

Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 4,61 persen dan Kospi Korea Selatan melonjak 5,42 persen. Kinerja bursa Asia mengikuti optimisme di Wall Street setelah Micron mengungkapkan komitmen pembelian chip memori senilai US$ 22 miliar.

Qualcomm memproyeksikan pendapatan bisnis pusat data mencapai US$ 15 miliar pada 2029. IHSG kemarin (25/6/2026) ditutup naik 1,96 persen ke level 5.999,04 namun disertai net sell asing Rp299 miliar.

Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBRI, KLBF, AMMN, dan JSMR. ”Hari ini IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan terbatas. Diperkirakan Support IHSG: 5960-5920 dan Resist IHSG: 6060-6120,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Saham yang menjadi pilihan trading idea hari ini meliputi JPFA, MDKA, ASII, GULA, DSSA, dan RMKE. Berikut adalah rekomendasi trading sahamnya:

JPFA: Spec Buy beli di 2010-1990, target 2040-2070, cutloss di bawah 1985.

MDKA: Spec Buy beli di 2890-2870, target 2940-2980, cutloss di bawah 2860.

ASII: Spec Buy beli di 4900-4880, target 5000-5075, cutloss di bawah 4870.

GULA: Spec Buy beli di 645-640, target 655-665, cutloss di bawah 635.

DSSA: Spec Buy beli di 825-820, target 845-855, cutloss di bawah 820.

RMKE: Spec Buy beli di 2340-2320, target 2380-2410, cutloss di bawah 2320.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index