JAKARTA – Senior Vice President Drug Discovery di Septerna, Inc. (NASDAQ:SEPN), Daniel D. Long, telah menjual saham biasa perusahaan dengan total nilai 532.581 dolar AS pada 22 Juni 2026. Transaksi tersebut dilakukan berdasarkan rencana penjualan Rule 10b5-1 yang telah diadopsi oleh Mr. Long sejak 20 Maret 2026.
Penjualan ini dilakukan saat saham Septerna diperdagangkan di angka 36,05 dolar AS, mendekati level tertinggi 52 mingguan di 37,99 dolar AS, setelah mencatatkan kenaikan sebesar 237 persen dalam setahun terakhir. Berdasarkan analisis InvestingPro, saham ini dinilai terlalu tinggi dibandingkan dengan nilai wajarnya, dengan kapitalisasi pasar mencapai 1,62 miliar dolar AS.
Mr. Long melepas 15.000 saham biasa Septerna melalui dua transaksi terpisah. Sebanyak 8.000 saham dijual pada harga rata-rata tertimbang antara 34,70 dolar AS dan 35,64 dolar AS, dan 7.000 saham sisanya terjual pada harga 35,71 dolar AS hingga 36,34 dolar AS.
Sebelum melakukan penjualan tersebut, Mr. Long memperoleh 15.000 saham biasa Septerna dengan mengeksekusi opsi saham pada hari yang sama. Akuisisi ini bernilai total 81.370 dolar AS, dengan perincian 10.529 saham pada harga eksekusi 2,76 dolar AS per saham dan 4.471 saham pada harga 11,70 dolar AS per saham.
Setelah seluruh transaksi tersebut selesai, Mr. Long kini memiliki kepemilikan langsung sebanyak 96.412 saham biasa Septerna. Angka kepemilikan ini mencakup 3.501 saham yang diperoleh melalui Program Pembelian Saham Karyawan 2024 Septerna, Inc. pada 30 April 2026.
Dalam perkembangan lain, Septerna Inc. telah memulai uji klinis Fase 1 untuk SEP-479, yakni kandidat obat molekul kecil oral untuk pengobatan hipoparatiroidisme. Uji klinis ini melibatkan hingga 150 sukarelawan dewasa sehat untuk menilai keamanan serta efektivitas obat melalui studi acak terkontrol plasebo.
Atas pengumuman tersebut, H.C. Wainwright menegaskan kembali peringkat Beli dengan target harga 40 dolar AS untuk Septerna. Sementara itu, Raymond James menaikkan target harga Septerna dari 47 dolar AS menjadi 53 dolar AS dengan peringkat Strong Buy karena aset pipeline perusahaan yang menjanjikan.
Hasil positif juga terlihat dari uji klinis Fase 1 untuk obat SEP-631 yang menunjukkan profil farmakokinetik yang menguntungkan. Perusahaan saat ini sedang bersiap untuk memulai uji klinis Fase 2b untuk SEP-631 pada penyakit urtikaria spontan kronis di paruh kedua tahun 2026.