Bagikan Dividen 9,9 Miliar, MHKI Bidik Pertumbuhan Hingga 15 Persen

Bagikan Dividen 9,9 Miliar, MHKI Bidik Pertumbuhan Hingga 15 Persen
Ilustrasi: PT Multi Hanna Kreasindo Tbk. Membagikan dividen tunai Rp9,9 miliar kepada pemegang saham. (Foto: NET)

JAKARTA – Emiten pengelola limbah, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk. (MHKI), menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp9,9 miliar atau setara Rp2,66 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Perseroan juga menetapkan target peningkatan pendapatan hingga 15 persen pada tahun 2026.

Direktur Utama Multi Hanna Kreasindo, Alwi, menyatakan bahwa dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (22/6/2026).

"Pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Di saat yang sama, kami tetap berfokus pada penguatan kapasitas bisnis dan pengembangan usaha untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Masa cum dividen untuk pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 30 Juni 2026, dengan tanggal pembayaran terjadwal pada 24 Juli 2026.

Kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025 tercatat positif dengan pendapatan sebesar Rp212,98 miliar, tumbuh 23,6 persen dibandingkan dengan raihan tahun 2024. Laba bersih perseroan juga melesat 24,2 persen secara tahunan menjadi Rp39,97 miliar.

Alwi menjelaskan bahwa pertumbuhan ini dipicu oleh tingginya permintaan industri terhadap jasa pengelolaan limbah yang sesuai standar lingkungan. Perseroan memiliki izin operasional komprehensif mulai dari pengangkutan hingga pemanfaatan limbah B3 dan non-B3.

"Perseroan terus memperkuat kapabilitasnya untuk memberikan layanan yang terintegrasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai sektor industri," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

MHKI membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di kisaran 10 persen hingga 15 persen pada tahun 2026. Target ini akan dikejar melalui penambahan kapasitas pengelolaan limbah, peningkatan mutu layanan, hingga perluasan area operasional.

Direktur MHKI, Hafidh Djoko Handy Laksono, optimistis perseroan mampu mempertahankan tren pertumbuhan tersebut. "Di tahun 2026 kami menargetkan pertumbuhan di kisaran 10%-15%," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Perseroan berkomitmen mengolah limbah dengan konsep zero waste serta terus mendongkrak efisiensi melalui implementasi teknologi terkini. Selain itu, terdapat sisa dana investasi sekitar Rp48 miliar yang siap digunakan untuk pengembangan fasilitas di Bekasi dan Lamongan.

Prospek bisnis sektor ini dinilai cerah seiring meningkatnya aktivitas manufaktur nasional serta ketatnya penegakan aturan lingkungan. Perseroan juga telah merealisasikan investasi pada triwulan I/2026 untuk perluasan operasional di Lamongan dan penguatan infrastruktur di Semarang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index