JAKARTA – Berikut adalah tabel tarif bahan bakar minyak (BBM) Pertamina per Selasa (23/6/2026). PT Pertamina (Persero) terpantau kembali menaikkan banderol sejumlah produk BBM nonsubsidi pada bulan ini.
Langkah penyesuaian harga jual BBM tersebut merujuk pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi ini merupakan aturan transisi atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.
PT Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga BBM nonsubsidi untuk varian Pertamax serta Pertamax Green 95 yang berlaku sejak Rabu (10/6/2026). Berdasarkan data resmi Pertamina, tarif Pertamax di wilayah dengan ketetapan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, kini dipasarkan Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.
Di sisi lain, Pertamax Green 95 dipatok sebesar Rp17.000 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter. Sementara itu, nilai jual Pertamax Turbo (RON 98) dilaporkan tidak mengalami perubahan dan tetap di angka Rp20.750 per liter.
Kondisi serupa terjadi pada varian Dexlite yang tetap berada di level Rp23.000 per liter serta produk Pertamina Dex di angka Rp24.800 per liter. Untuk komoditas BBM bersubsidi seperti Pertalite masih dipasarkan Rp10.000 per liter dan bahan bakar Bio Solar di angka Rp6.800 per liter.
Berikut adalah rincian tarif BBM Pertamina di berbagai wilayah:
- Aceh dan Sumatera Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350, Solar Rp6.800.
- Free Trade Zone (FTZ) Sabang: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp15.250, Dexlite Rp21.550, Solar Rp6.800.
- Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp17.000, Pertamax Turbo Rp21.650, Dexlite Rp24.000, Pertamina Dex Rp25.900, Solar Rp6.800.
- FTZ Batam: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp15.500, Pertamax Turbo Rp19.700, Dexlite Rp21.850, Pertamina Dex Rp23.550, Solar Rp6.800.
- Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Lampung: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350, Solar Rp6.800.
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.250, Pertamax Turbo Rp20.750, Pertamax Green 95 Rp17.000, Dexlite Rp23.000, Pertamina Dex Rp24.800, Solar Rp6.800.
- Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.250, Pertamax Turbo Rp20.750, Dexlite Rp23.000, Pertamina Dex Rp24.800, Solar Rp6.800, Biosolar Nonsubsidi (NTT) Rp22.900.
- Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350, Solar Rp6.800.
- Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp17.000, Pertamax Turbo Rp21.650, Dexlite Rp24.000, Pertamina Dex Rp25.900, Solar Rp6.800.
- Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350, Solar Rp6.800.
- Maluku, Maluku Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Dexlite Rp23.500, Solar Rp6.800.
- Papua: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Solar Rp6.800.
- Papua Barat, Papua Barat Daya: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350, Solar Rp6.800.
- Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Dexlite Rp23.500, Solar Rp6.800.