JAKARTA – Nilai jual emas batangan resmi di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) pada Minggu (21/6/2026) terpantau stagnan pada posisi Rp 2.668.000 per gram. Harga buyback oleh Logam Mulia juga tertahan di angka Rp 2.401.000 per gram.
Selisih harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp 267.000 per gram. Antam menerapkan dua jenis harga untuk emas batangan, yaitu harga beli saat investor membeli emas dan harga buyback saat investor menjual kembali emas tersebut.
Investor perlu memperhatikan perbedaan harga ini agar tidak keliru dalam mengestimasi potensi keuntungan maupun kerugian investasi. Mengingat selisih harga yang cukup lebar, emas batangan sangat ideal untuk instrumen investasi dalam jangka panjang.
Dalam jangka panjang, nilai emas diharapkan meningkat hingga mampu menutup selisih harga tersebut dan menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya. Berikut adalah simulasi kalkulasi potensi laba atau rugi investasi emas Antam berdasarkan periode pembelian:
- Pembelian 14 Juni 2026: Harga Rp 2.711.000, Potensi rugi -11.43%
- Pembelian 21 Mei 2026: Harga Rp 2.800.000, Potensi rugi -14.25%
- Pembelian 21 Maret 2026: Harga Rp 2.893.000, Potensi rugi -17.01%
- Pembelian 21 Desember 2025: Harga Rp 2.491.000, Potensi rugi -3.61%
- Pembelian 21 September 2025: Harga Rp 2.122.000, Potensi untung 13.15%
- Pembelian 21 Juni 2025: Harga Rp 1.942.000, Potensi untung 23.64%
- Pembelian 21 Maret 2025: Harga Rp 1.779.000, Potensi untung 34.96%
- Pembelian 21 Desember 2024: Harga Rp 1.533.000, Potensi untung 56.62%
- Pembelian 21 September 2024: Harga Rp 1.455.000, Potensi untung 65.02%
- Pembelian 21 Juni 2024: Harga Rp 1.371.000, Potensi untung 75.13%