AMRT Suntik Rp730 Miliar untuk Restrukturisasi Alfamart Retail Asia

AMRT Suntik Rp730 Miliar untuk Restrukturisasi Alfamart Retail Asia
Ilustrasi: PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk restrukturisasi anak usaha dengan suntikan dana Rp730 miliar. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart melaksanakan restrukturisasi bisnis pada anak usahanya yang berbasis di Singapura, yakni Alfamart Retail Asia Pte Ltd.

Anak perusahaan tersebut bakal menerbitkan sekitar 49,8 juta lembar saham baru yang setara dengan 51 persen dari total modal ditempatkan serta disetor setelah transaksi berlangsung.

Seluruh saham baru ini bakal diambil oleh Glory Worldwide Investments Pte Ltd dengan nilai transaksi mencapai USD40,6 juta atau sekitar Rp730,1 miliar, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Aksi korporasi itu mengakibatkan perubahan komposisi kepemilikan saham di Alfamart Retail Asia. Kepemilikan AMRT yang mulanya mencapai 100 persen akan terdilusi menjadi 49 persen, sedangkan Glory Worldwide Investments menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51 persen.

Dana dari penerbitan saham baru tersebut nantinya digunakan oleh Alfamart Retail Asia untuk mengakuisisi sejumlah aset strategis milik Glory Worldwide Investments.

Rinciannya, Alfamart Retail Asia bakal membeli 10 persen saham Alfamart Trading Philippines Inc. senilai sekitar USD10,5 juta dan 70 persen saham Alfamart Trading Bangladesh Ltd senilai sekitar USD1,8 juta.

Manajemen Alfamart menjelaskan, "rangkaian transaksi ini merupakan bagian dari upaya integrasi aset dan kegiatan usaha terkait di bawah naungan Alfamart Retail Asia," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Perusahaan menyatakan, "pengelolaan aset internasional melalui satu entitas induk akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam menjalankan strategi bisnis di berbagai negara, sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan dan koordinasi operasional," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Adapun Glory Worldwide Investments adalah pihak terafiliasi dengan AMRT. Hubungan tersebut terjalin karena Budiyanto Djoko Susanto menjabat sebagai Komisaris AMRT sekaligus Direktur di Glory Worldwide Investments.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index