JAKARTA – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) Sedang mendorong ekspansi internasionalnya melalui penataan ulang struktur kepemilikan bisnis di luar negeri, terutama di Filipina dan Bangladesh. Langkah strategis ini dilakukan melalui anak usahanya di Singapura, Alfamart Retail Asia Pte. Ltd. (ARA).
ARA berencana menaikkan modal ditempatkan serta disetor penuh melalui penerbitan saham baru yang akan diambil alih oleh Glory Worldwide Investment Pte. Ltd. (GWI). Dana tersebut akan digunakan untuk mendanai pembelian 10 persen saham Alfamart Trading Philippines Inc. (ATP) serta mengambil alih 70 persen saham Alfamart Trading Bangladesh Ltd. (ATB).
Manajemen AMRT menjelaskan bahwa transaksi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh posisi perusahaan di kancah global. Langkah ini juga bertujuan menyatukan aset dan operasional bisnis internasional langsung di bawah kendali ARA.
Melalui skema ini, AMRT akan memperbesar penetrasinya di pasar ritel Filipina yang memiliki potensi pertumbuhan yang menjanjikan. Sektor ritel di Filipina diproyeksikan terus melaju positif berkat naiknya konsumsi domestik, urbanisasi, serta investasi infrastruktur logistik pemerintah setempat.
ATP saat ini berperan sebagai pengelola bisnis ritel produk makanan maupun nonmakanan di Filipina. Hingga 31 Desember 2025, ARA memegang 35 persen saham ATP, sementara GWI menguasai 10 persen, dan sisanya dimiliki oleh pemegang saham lain, termasuk SM Retail Inc. sebesar 50 persen.
Di sisi lain, ATB merupakan badan usaha yang menjalankan perdagangan ritel dan grosir di Bangladesh. Melalui akuisisi 70 persen saham ATB, AMRT berkomitmen untuk memperluas basis operasional di Asia Selatan yang memiliki populasi besar dan tingkat konsumsi yang berkembang pesat.
Integrasi operasional di Filipina dan Bangladesh diharapkan mampu meningkatkan efisiensi manajemen serta memperluas fleksibilitas pendanaan ekspansi global. "Selain itu, struktur kepemilikan yang lebih terbuka di ARA diharapkan memperluas akses terhadap dukungan strategis dan sumber pendanaan eksternal," sebagaimana dilansir dari sumber berita, papar manajemen AMRT.
Kebijakan ini memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengendalikan risiko ekspansi secara terukur sembari tetap menjaga kendali strategis. Untuk jangka panjang, perusahaan memproyeksikan langkah ini mampu memperkuat struktur keuangan konsolidasi melalui pertumbuhan nilai ekuitas serta sinergi pendapatan internasional.
Manajemen mengonfirmasi bahwa transaksi ini tidak termasuk dalam kategori transaksi material sesuai regulasi OJK. Walaupun demikian, proses ini tetap melalui penilaian independen karena memenuhi kriteria sebagai transaksi afiliasi.