JAKARTA – PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar 70 juta dolar AS yang berasal dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (15/6/2026).
Berdasarkan hasil rapat, perseroan menetapkan dividen final sebesar 70 juta dolar AS yang akan dibagikan kepada 2,62 miliar saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Dengan asumsi kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp 18.171 per dolar AS, nilai dividen tersebut setara 0,0267533 dolar AS per saham atau sekitar Rp 486,13 per saham.
Dividen tunai akan dibayarkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (recording date) pada tanggal 26 Juni 2026. Manajemen BSSR menyatakan bahwa pembagian dividen ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
“Pembagian dividen ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan operasional perusahaan,” ujar manajemen dalam paparan publik, Senin (15/6/2026) sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Selain menyetujui pembagian dividen, para pemegang saham juga mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. RUPST juga memberikan wewenang kepada dewan komisaris untuk menunjuk kantor akuntan publik guna mengaudit laporan keuangan perseroan tahun buku 2026.
RUPST turut menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan. Di jajaran komisaris, Anjali Pandey dan Seok Chul Sohn ditunjuk sebagai komisaris menggantikan pejabat sebelumnya.
Sementara itu, Rajesh Daga ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama dan Dongho Lee sebagai direktur untuk melanjutkan sisa masa jabatan hingga RUPST tahun buku 2026. Perseroan menilai perubahan susunan pengurus tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan serta mendukung keberlanjutan kinerja usaha ke depan.
Struktur kepemilikan saham BSSR masih didominasi oleh PT Wahana Sentosa Cemerlang dengan porsi sebesar 50,001 persen. Sebanyak 49,999 persen saham sisanya dimiliki oleh masyarakat.