Daftar 16 Saham Cum Dividen Hari Ini, Simak Jadwal dan Yieldnya

Daftar 16 Saham Cum Dividen Hari Ini, Simak Jadwal dan Yieldnya
Ilustrasi: Investor disarankan mempertimbangkan likuiditas dan fundamental emiten sebelum membeli saham cum dividen. (Gambar: NET)

JAKARTA – Sebanyak belasan emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki masa cum dividen date pada hari ini, Kamis (18/6/2026). Tawaran dividen yang diberikan cukup menarik, dengan tingkat yield yang ada mencapai 5 persen.

Cum dividen date merupakan batas terakhir bagi investor untuk melakukan pembelian saham agar tercatat sebagai penerima dividen. Untuk mendapatkan hak dividen tersebut, investor harus membeli saham paling lambat pada tanggal cum date dan menyimpannya hingga tanggal pencatatan.

Berikut adalah daftar 16 saham yang memasuki cum dividen di pasar reguler dan negosiasi hari ini, diurutkan berdasarkan dividend yield tertinggi:

  1. MTDL: Dividen Rp 27 per saham, harga Rp 540, yield 5,00 persen.
  2. SCCO: Dividen Rp 100 per saham, harga Rp 2.310, yield 4,33 persen.
  3. DSNG: Dividen Rp 47 per saham, harga Rp 1.130, yield 4,16 persen.
  4. TBIG: Dividen Rp 47 per saham, harga Rp 1.430, yield 3,29 persen.
  5. MOLI: Dividen Rp 7,34 per saham, harga Rp 234, yield 3,14 persen.
  6. MIKA: Dividen Rp 43 per saham, harga Rp 1.595, yield 2,70 persen.
  7. SCNP: Dividen Rp 4,33 per saham, harga Rp 166, yield 2,61 persen.
  8. DAAZ: Dividen Rp 39 per saham, harga Rp 1.730, yield 2,25 persen.
  9. MFMI: Dividen Rp 29 per saham, harga Rp 1.300, yield 2,23 persen.
  10. JSPT: Dividen Rp 25 per saham, harga Rp 1.450, yield 1,72 persen.
  11. BLES: Dividen Rp 1,89 per saham, harga Rp 140, yield 1,35 persen.
  12. IGAR: Dividen Rp 5 per saham, harga Rp 422, yield 1,18 persen.
  13. BBMD: Dividen Rp 22,33 per saham, harga Rp 1.960, yield 1,14 persen.
  14. HATM: Dividen Rp 2 per saham, harga Rp 316, yield 0,63 persen.
  15. ASPR: Dividen Rp 0,64 per saham, harga Rp 184, yield 0,35 persen.
  16. LAJU: Dividen Rp 0,1488 per saham, harga Rp 59, yield 0,25 persen.

Bagi investor yang ingin mengejar dividen, pembelian saham wajib dilakukan paling lambat hari ini (18/6/2026). Selain memperhatikan dividend yield, investor disarankan untuk tetap mempertimbangkan likuiditas saham serta fundamental emiten agar tidak terjebak pada yield sesaat.

Perlu diwaspadai adanya potensi penurunan harga pada saat ex date. Secara teori, harga saham di pasar dapat turun mendekati besaran nilai dividen yang dibagikan.

Untuk tujuan investasi jangka panjang, disarankan memilih emiten yang memiliki rekam jejak pembagian dividen yang konsisten serta dukungan arus kas operasional yang kuat. Hal ini lebih diutamakan dibandingkan dengan hanya mengejar besaran dividend yield yang tinggi dalam jangka pendek.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index