Investor Global Serap 49,9 Persen Saham IPO Merdeka Gold Resources

Investor Global Serap 49,9 Persen Saham IPO Merdeka Gold Resources
Ilustrasi: Investor global menyerap 49,9 persen saham IPO Merdeka Gold Resources di Bursa Efek Hong Kong. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mendapatkan dukungan kuat dari sejumlah investor utama (cornerstone investors) dari industri strategis dan keuangan global untuk rencana pencatatan sahamnya di Bursa Efek Hong Kong (HKEX). Deretan investor strategis tersebut mencakup Wanguo Gold Group, CNGR, Mercuria, Trafigura, Glencore, hingga Intera Mining Investment.

Sementara itu, jajaran investor keuangan terdiri dari Ping An of China Asset Management, GF Fund Management, Ouras Holdings (ORIX), Dymon Asia, dan Wind Sabre Fund. EMAS dijadwalkan memulai masa penawaran kepada investor institusi internasional (bookbuilding) pada 17 Juni hingga 23 Juni 2026.

Investor Cornerstone berkomitmen untuk menyerap 49,9 persen dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran dasar. Transaksi penawaran global ini mewakili sekitar 7 persen dari modal ditempatkan EMAS setelah pelaksanaan opsi greenshoe.

Seluruh saham yang ditawarkan dalam transaksi ini merupakan saham sekunder yang dijual oleh pemegang saham minoritas. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) selaku pemegang saham pengendali menegaskan tidak akan menjual sahamnya dan akan mempertahankan seluruh kepemilikan strategis di EMAS.

Rencana pencatatan saham ini didukung oleh UBS dan CITIC Securities sebagai sponsor utama. Sejumlah institusi keuangan internasional lainnya juga turut berpartisipasi sebagai Joint Bookrunners dan Lead Managers.

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke P. Abidin, menyatakan bahwa dukungan investor global merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas aset dan prospek pertumbuhan perseroan. "Dukungan investor global dalam transaksi ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas Tambang Emas Pani, kemampuan eksekusi EMAS, serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang kami miliki," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Hingga 31 Desember 2025, Tambang Emas Pani memiliki sumber daya mineral sebesar 7,0 juta ounce emas dan cadangan bijih 5,2 juta ounce emas. Deposit emas primer ini menjadi salah satu yang paling signifikan di Asia.

Sumber daya mineral Pani saat ini berasal dari area seluas 135 hektar di sekitar pit utama, dari total wilayah konsesi perseroan sebesar 14.670 hektar. Pengeboran di Prospek Kolokoa berhasil menambah sekitar 445.000 ounces emas, sehingga total estimasi sumber daya mineral Tambang Emas Pani meningkat menjadi 7,4 juta ounces.

Melalui strategi pengembangan bertahap, kapasitas pengolahan Tambang Emas Pani diproyeksikan mencapai 22 juta ton per tahun pada 2028. Pengembangan tersebut diharapkan mampu mendukung produksi emas tahunan puncak sekitar 545 ribu ounces.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index