IHSG Diprediksi Fluktuatif Pekan Ini, Simak Enam Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Fluktuatif Pekan Ini, Simak Enam Rekomendasi Saham
Ilustrasi, IHSG diprediksi bergerak fluktuatif dengan support 6.000 dan resistance 6.200 pekan ini. (Gambar: NET)

JAKARTA – Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak variatif dalam rentang yang cenderung tidak menentu sepanjang pekan ini. Proyeksi ini dipicu oleh padatnya agenda ekonomi serta dinamika pasar keuangan global yang saat ini menjadi sorotan utama para pelaku pasar.

IHSG diprediksi akan berada dalam area resistance 6.200, pivot 6.100, dan support 6.000. Meskipun demikian, Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi enam saham potensial yang berpeluang memberikan keuntungan bagi investor.

Berdasarkan analisis teknikal, indeks memiliki kesempatan untuk menguji level moving average 20 hari (MA20).

"Dengan demikian, IHSG berpotensi bergerak pada support 5.900-6.000 dan resistance 6.150-6.200 pada pekan ini," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sentimen utama yang diwaspadai pasar adalah pengumuman kebijakan suku bunga dari berbagai bank sentral dunia. Investor menantikan hasil pertemuan The Fed pada 17 Juni 2026 yang akan dipimpin oleh Chairman The Fed, Kevin Warsh.

"Selain itu, keputusan suku bunga dari Bank of Japan (BoJ), Reserve Bank of Australia (RBA), dan Bank of England (BoE) juga akan menjadi perhatian pelaku pasar," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi geopolitik, pelaku pasar juga mencermati dinamika hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Ekspektasi terwujudnya perdamaian antara kedua negara tersebut diproyeksikan memengaruhi suplai energi dunia serta fluktuasi harga komoditas minyak.

Phintraco Sekuritas mencatat bahwa indikasi kesepakatan tersebut telah menekan harga minyak hingga berada di bawah US$90 per barel pada akhir pekan lalu. Situasi ini dinilai memberikan dampak positif bagi domestik karena mampu menekan beban defisit APBN.

"Selain itu, pasar juga menaruh perhatian pada sejumlah kebijakan domestik, termasuk upaya efisiensi anggaran pemerintah dan penyesuaian target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Investor juga menanti perilisan Global Market Accessibility Review dari MSCI serta agenda rebalancing indeks FTSE pada 19 Juni 2026. Selain itu, terdapat ekspektasi terkait kebijakan suku bunga Bank Indonesia.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18 Juni 2026 diperkirakan akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di tengah situasi pasar yang dinamis, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang memiliki prospek keuntungan yaitu AMMN, CUAN, RATU, KETR, ESSA, dan MBMA.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index