IHSG Menguat 2,07 Persen, Investor Cermati Arah Tren Pekan Ini

IHSG Menguat 2,07 Persen, Investor Cermati Arah Tren Pekan Ini
Ilustrasi, IHSG menguat 2,07 persen dan menembus level 6.000 pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan sebesar 121,62 poin atau setara 2,07 persen, menutup perdagangan Jumat, 12 Juni 2026 di level 6.007,65. Capaian ini berhasil membawa indeks kembali menembus level psikologis sebelum memasuki pekan baru pada Senin, 15 Juni 2026.

Keberhasilan menembus level 6.000 menjadi sinyal positif di tengah tekanan yang sempat terjadi di pasar modal domestik. Saat ini, para investor sedang memantau potensi keberlanjutan tren penguatan tersebut untuk menguji area resistance berikutnya.

Berdasarkan riset teknikal dari Phintraco Sekuritas, indikator MACD telah menunjukkan pola Golden Cross disertai dengan histogram positif. Namun, pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada karena indikator Stochastic RSI berada di area overbought yang berisiko memicu Death Cross.

Para analis pasar modal melihat adanya peluang konsolidasi sekaligus kelanjutan tren pada perdagangan pekan ini. Pasar akan menguji ketahanan level baru sebelum bergerak lebih jauh.

Analis pasar modal, William Hartanto, memproyeksikan IHSG pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026 akan bergerak di rentang level 5.914 hingga 6.100. Rentang ini dinilai bakal menentukan arah pergerakan indeks dalam jangka pendek.

Sementara itu, Valdy Kurniawan memberikan pandangan mengenai proyeksi kisaran pergerakan IHSG yang lebih luas untuk sepekan ke depan. "Menurutnya, indeks bergerak pada area support 5.900 hingga 6.000 dan area resistance di tingkat 6.150 hingga 6.220, dengan level 6.200 sebagai penentu pembalikan arah atau reversal," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dalam perdagangan kali ini, perhatian investor tertuju pada sejumlah saham dengan momentum teknikal yang menarik. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) menjadi saham yang masuk dalam radar rekomendasi beli.

Adapun target harga untuk kedua saham tersebut adalah Rp162–Rp166 untuk BUMI dan Rp760–Rp800 untuk FORE.

Sentimen utama yang memengaruhi pasar saham pekan ini bersumber dari kebijakan moneter di dalam negeri. Pelaku pasar cenderung bersikap antisipatif terhadap hasil pertemuan bank sentral.

Agenda penting yang menjadi fokus investor domestik mencakup pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18 Juni 2026. Pasar memproyeksikan adanya kenaikan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen, serta menunggu dampaknya terhadap stabilitas rupiah dan kinerja emiten sektor keuangan maupun konsumer.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index